Lomba muatan (payload) roket 2008 berlangsung sukses di Pantai Pandansimo, Bantul, DIY. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi perlombaan, akhirnya, tim dari Fakultas Teknik Mesin dan Penerbangan-Institut Teknologi Bandung (ITB) disebut sebagai Jawara dalam kompetisi tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh 26 tim dari 18 perguruan tinggi di Indonesia.
Lomba ini diselenggarakan Lapan bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), Akademi Angkatan Udara (AAU), dan Pemerintah Daerah (Pemda) Bantul. Lomba bertemakan “Pendidikan dan Penguasaan Teknologi Dirgantara Akar Kemandirian”, bertujuan untuk memancing minat generasi muda akan kecintaannya terhadap teknologi roket, khususnya, juga menggalang komunitas pecinta teknologi dirgantara di bidang peroketan.
Menurut penjelasan Ketua Panitia, Drs. Sadiyatmo, MT., peserta dibatasi dengan materi sistem telemetry dengan sensor percepatan (acceleration) dan tekanan udara (barometic pressure). “Peserta boleh memilih salah satu, atau keduanya!” tegasnya. Dalam hal ini, penilaian didasarkan pada inovasi sistem, plotting, prosessing dan analisis, ground segment, serta kekompakan tim.
Untuk itu, berbagai tahapan peserta lalui, untuk mengikuti sistematika perlombaan, mulai dari perancangan, pembuatan, perakitan, sampai pada pengujian komponen. Tahapan perlombaan dimulai dengan babak prakualifikasi pada Sabtu (29/11). Hasilnya, lolos sejumlah 21 tim dengan ketentuan telah memenuhi syarat perancangan/proposal, desain dan konstruksi, inovasi, serta pengujian fungsional. Merekalah yang akhirnya bisa melanjutkan tahapan uji terbang pada Minggu (30/11). Tahapan terakhir yaitu presentasi hasil karya peserta. Selanjutnya, pada Senin (01/12), Pukul 00.25 WIB, dewan juri yang diketuai Ir. Mahdi Kartasasmita, MS. Ph. D mengumumkan hasil akhir lomba tersebut.
Berikut pengumuman tim yang menduduki ranking teratas dalam perlombaan kali ini: Juara I (FT. Mesin dan Penerbangan ITB), Juara II (FT UGM), Juara III (FT Universitas Tarumanegara), Juara Harapan I (FT Universitas Pancasila), Juara Harapan II (FT Universitas Negeri Semarang), Juara Harapan III (FT Universitas Tarumanegara).
Penanggung jawab kegiatan, Drs. Handoko S. Riyadhi, mengaku lega kegiatan ini berjalan dengan lancar. Ia berharap, lomba ini bisa menjadi agenda rutin Lapan, demi mengedepankan penelitian-penelitian Lapan, juga kontribusi Lapan untuk melayani masyarakat.