Kompetensi Utama

Layanan


Selfie Yuk…
22 Feb 2016
Gerhana Matahari adalah kejadian alam yang luar biasa dan menyita perhatian seluruh makhluk di permukaan Bumi, tidak hanya manusia saja tetapi juga flora fauna yang turut memberi respon terhadapnya. Pada tanggal 9 Maret 2016, Gerhana Matahari Total akan terjadi dan teramati di beberapa daerah yang dilalui jejak gerhana, di antaranya Palembang, Bangka Tengah, Belitung, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, Ternate, dan Halmahera. Di bagian lain Indonesia, hanya Gerhana Matahari Sebagian yang dapat disaksikan.

Saat gerhana terjadi, sebagian piringan Matahari yang terangnya bukan main ditutupi oleh piringan Bulan yang melintas di depannya. Selama beberapa saat, pagi hari yang seharusnya terang menjadi sedikit lebih gelap. Matahari bersinar tidak seterang biasanya. Namun, perlu dicatat dengan tulisan tebal bahwa Matahari masih menyilaukan mata meski telah tertutup sebagian dan cahaya yang menyilaukan tidaklah baik untuk kesehatan mata.

Karena itu, beberapa cara dapat dilakukan untuk tetap menikmati indahnya gerhana. Prinsipnya adalah tidak boleh melihat Matahari secara langsung, tetapi boleh melihat melalui filter khusus atau melihat seberkas cahaya Matahari yang terproyeksi ke layar. Cara pertama tentu agak costly karena perlu membeli filter yang dibuat khusus untuk menapis sebagian besar cahaya Matahari. Dengan filter semacam ini, Matahari akan tampak 100.000 kali lebih redup dari seharusnya. Cara kedua tentu lebih murah dan mudah. Misalnya menggunakan ‘kamera’ lubang jarum yang memproyeksikan bulatan Matahari yang tidak lagi bulat.
Kamera atau proyektor lubang jarum tidak harus secanggih proyektor lubang jarum buatan Obs. Bosscha di atas. Proyektor sederhana dapat dibuat dari kotak sepatu yang salah satu sisinya diberi lubang seukuran jarum dan di juga diberik jendela untuk melihat di sisi samping.

Bila masih merasa repot, ada cara lain yang lebih mudah dan dapat dikatakan ‘kekinian’. Sebut saja cara ini selfie gerhana yang dilakukan seperti gambar di bawah ini. Potret yang dibuat oleh Simon Fishley merupakan potret yang unik dan sulit untuk diperoleh karena harus menunggu saat gerhana.
Pada hari-hari cerah biasanya, cahaya Matahari akan menembus rimbun dedaunan hingga mencapai permukaan tanah atau kaos ‘International Year of Astronomy’ yang berperan sebagai layar. Berkas cahaya Matahari yang mencapai tanah berbentuk lingkaran, sesuai dengan kenampakan Matahari sebagai sumber cahaya. Di sini, celah dedaunan berfungsi seperi lubang jarum yang meneruskan sebagian cahaya Matahari. Ketika piringan Matahari tertutup oleh Bulan, kenampakan Matahari di layar pun akan berubah menjadi sabit.

Bila bosan dengan potret Bulan sabit, maka potretlah Matahari sabit yang akan tampak 9 Maret nanti. Buat selfi seindah mungkin dan tebarkan melalui media sosial. (Rhorom)



Others
Selfie Yuk…
22 Feb 2016 •
Gerhana Matahari adalah kejadian alam yang luar biasa dan menyita perhatian seluruh makhluk di permukaan Bumi, tidak hanya manusia saja tetapi juga flora fauna yang turut memberi respon terhadapnya. Pada…
Dampak Sulfur Dioksida Gunung Merapi
09 Jan 2015 •
Gunung Merapi yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa merupakan salahsatu gunung teraktif di Indonesia. Gunung ini memiliki siklus erupsi yang cukup singkat yaitu dua sampai lima tahun sekali…
Pupuk Dari Atmosfer
09 Jan 2015 •
Atmosfer sebagai lapisan udara yang menyelimuti bumi memiliki potensi memberikan pupuk secara alami ke lahan dan dalam tanah. Potensi pupuk dari atmosfer ini berasal dari petir dan curah hujan.…
Misteri Hiatus dalam Pemanasan Global
09 Jan 2015 •
Pemanasan global adalah kondisi di mana temperatur global secara konsisten mengalami kenaikan cukup drastis sejak 1980 hingga 2000. Para peneliti mempercayai kenaikan temperatur tersebut disebabkan oleh faktor antropogenik berasal…
Pengaruh Konsentrasi Polutan Terhadap Radiasi Global
02 Jan 2015 •
Studi mengenai polusi udara di Indonesia terus berkembang begitupun mengenai masalah cuaca dan iklim yang berhubungan dengan polusi udara terus dikaji. Kasus polusi di kota-kota besar perlu pengawasan dan…


Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL