Kompetensi Utama

Layanan


Amankan Data Penelitian melalui Repositori Ilmiah Nasional
Penulis Berita : Humas/And • Fotografer : Humas/Harris • 30 Nov -0001 • Dibaca : 63 x ,

Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer, Halimurrahman membuka kegiatan sosialisasi Repositori Ilmiah Nasional yang dipaparkan PDDI LIPI.

Selasa (12/04), Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah (PDDI) LIPI melakukan sosialisasi Repositori Ilmiah Nasional(RIN) untuk para peneliti di lingkungan Kedeputian Bidang Sains Antariksa dan Atmosfer. Kegiatan yang berlangsung di Kantor LAPAN Bandung ini merupakan bagian dari program kegiatan LIPI dalam upaya menyebarluaskan informasi RIN sebagai sarana untuk menyimpan, melestarikan, dan menjamin ketersediaan akses terhadap data penelitian.

Pada kegiatan ini, LIPI menyampaikan tentang penjelasan mengenai kebijakan dan manajemen data. Abdul Rachman Prasetyadi mengatakan, pengelolaan RIN berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Di dalamnya, dijelaskan adanya kewajiban serah dan simpan data penelitian. “Untuk itu, LIPI sebagai koordinator pengelolaan data penelitian di Indonesia membuat sistem terintegrasi menggunakan aplikasi berbasis web sebagaimana yang kami bangun ini,” ujarnya.

Mengacu pada Peraturan Kepala LIPI Nomor 12 Tahun 2016, yang termasuk ke dalam data penelitian tersebut yaitu data hasil observasi, data eksperimen, dan data kompilasi. Data – data tersebut yang sedianya disimpan ke dalam RIN dan bisa dijadikan sarana untuk berbagi bagi para peneliti di Indonesia.

Terkait dengan jaminan ketersediaan data, Dwi Wahyu Ari Nugraha mengaitkan dengan kondisi ancaman terhadap data penelitian. Ancaman tersebut dilatarbelakangi oleh bencana alam, kerusakan non bencana alam, serta jumlah data yang tidak sebanding dengan tersedianya penyimpanan. Sehingga misi penyimpanan data penelitian ke dalam repositori tersebut sudah menjadi bagian dari tahapan siklus hidup data ilmiah.

Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer, dalam sambutannya menyampaikan, agar para peneliti LAPAN bisa mengakomodir kebutuhan tersebut. Ia berharap, dengan tersimpannya data penelitian ke dalam satu sistem, bisa dimanfaatkan bersama untuk tukar menukar data dan informasi riset, bahkan mendorong kebutuhan riset bersama. Namun ia juga berpesan, agar membuat back up data, dikenal dengan istilah mirroring, sehingga bisa mengantisipasi terjaminnya penyimpanan data.

Di akhir acara, LIPI menyampaikan inisiasi kerja sama dengan LAPAN untuk menindaklanjuti implementasi pengelolaan RIN. Untuk lebih memperdalam penguasaan di dalam penginputan data penelitian, maka pada tahap selanjutnya akan dilakukan bimbingan teknis oleh PDDI LIPI kepada para peneliti LAPAN.



Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL