Kompetensi Utama

Layanan


Pertemuan ASEAN-COST ke-57 Iptek Sediakan Solusi untuk Kesejahteraan Masyarakat
22 May 2009 • Dibaca : 53623 x ,

Empat puluh tahun lalu, para pendiri The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) sepakat membuat deklarasi. Penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu pernyataan deklarasi tersebut. Ilmu pengetahuan dan teknologi sangat penting artinya bagi upaya menyejahterakan masyarakat. Semangat inilah yang menjadi kekuatan diadakannya pertemuan ASEAN Committee on Science and Technology (ASEAN-COST) pada 25-30 Mei 2009. Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan ke-57 tersebut.
ASEAN-COST ke-57 akan berlangsung di hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali. Bali menjadi lokasi pertemuan karena pulau ini telah menjadi magnet bagi dunia pariwisata. Pulau ini juga memiliki sejarah yang indah karena menjadi lokasi konvensi perserikatan bangsa-bangsa untuk perubahan iklim (UNFCCC) pada 2007.
Pertemuan tingkat ASEAN ini akan didahului dengan beberapa pertemuan. Pertemuan tersebut yaitu, subkomite, Advisory Body of the ASEAN Plan of Action on Science and Technology, dan Advisory Body of the ASEAN Science Fund (ABASF). Pertemuan subkomite akan berlangsung pada 25-26 Mei 2009.
Ada sembilan subkomite dalam ASEAN-COST, salah satunya adalah Sub-Committee on Space technology and Applications (SCOSA). Subkomite ini khusus membahas mengenai teknologi antariksa dan aplikasinya, terutama di bidang penginderaan jauh. Tujuan Utama SCOSA adalah untuk merumuskan kerangka guna meningkatkan kerjasama dalam bidang teknologi antariksa dan aplikasinya. SCOSA juga bertujuan untuk menerapkan program dan proyek teknologi antariksa guna pembangunan yang berkelanjutan di negara ASEAN.
Pertemuan SCOSA yang ke-19 tersebut membahas mengenai kelancaran proses pengusulan proposal proyek. Ada beberapa pengusulan proyek yang akan dibahas dalam SCOSA. Pertama, proposal yang baru diusulkan oleh satu negara. Kemudian, pending projects atau proposal yang masih didiskusikan di tingkat ASEAN. Ketiga, completed projects. Proyek ini sudah disetujui oleh ASEAN, tetapi masih menunggu keputusan negara donor atau mitra ASEAN. Negara donor atau mitra ASEAN antara lain Uni Eropa, India, dan Jepang. Keempat, proyek yang sudah mendapat donor, dan sedang berjalan. Terakhir, withdrawn projects yaitu proyek yang pengusulannya dihentikan.
Kedeputian penginderaan Jauh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) akan ambil bagian dalam pertemuan SCOSA tersebut. Kedeputian Inderaja Lapan akan melaporkan mengenai proyek yang telah berjalan. Proyek tersebut adalah pemanfaatan citra satelit pada pengelolaan bencana (utilization of satellite image on disaster management project) dan kolaborasi ASEAN untuk perkembangan teknologi antariksa. Sekretaris Utama Lapan, Dr. Bambang Koesoemanto, M.Sc. akan menjadi wakil pimpinan sidang SCOSA.



Jakarta, 22 Mei 2009

Narahubung:
1. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Dra. Elly Kuntjahyowati, MM. (Hp. 08121395211)
2. Kepala Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Keuangan, Ir. Muchamad Muchlis, M.Si. (Hp. 0811116189)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL