Kompetensi Utama

Layanan


Data Satelit ALOS Permudah Perencanaan Wilayah di Indonesia
21 Feb 2012 • Dibaca : 34343 x ,

Lapan dan JAXA (Japan Aerospace Exploration Agency), lembaga antariksa Jepang, akan menyelenggarakan “Final Symposium The Application and Verification Project Use of The Advanced Land Observing Satellite (ALOS) Data in Indonesia.” Simposium akan berlangsung pada Kamis, 23 Februari 2012 pukul 09.00 WIB di Ruang Sumba, Hotel Borobudur, Jl. Lapangan Banteng Selatan, Jakarta.
Dalam simposium ini, berbagai instansi akan memaparkan eksplorasi pemanfaatan data satelit ALOS dalam berbagai aplikasi seperti kehutanan, pertanian, kelautan, pemantauan gunung api, dan pemetaan.
Simposium tersebut merupakan kerja sama Lapan dan JAXA fase kedua di dalam pemanfaatan data ALOS. Kerja sama fase pertama difokuskan pada riset pemanfaatan data satelit ALOS untuk berbagai bidang aplikasi. Sementara itu, pada kerja sama fase kedua ini, pemanfaatan data satelit tersebut tidak hanya untuk keperluan litbang, tetapi lebih difokuskan untuk keperluan mendukung operasional seperti pemetaan, pemantauan sumber daya alam dan wilayah, dan sebagai masukan dalam mendukung pengembangan sistem informasi geografis di daerah. Dengan demikian, pemerintah sektoral dan daerah dapat memanfaatkan data ini untuk perencanaan membangun wilayahnya.
Satelit ALOS adalah satelit observasi bumi milik Jepang yang diluncurkan pada 24 Januari 2006. Satelit seberat 4 ton ini menghasilkan berbagai data penginderaan jauh dari ketinggian 700 km di atas bumi. Peta yang dihasilkan ALOS dapat mencapai skala 1:25.000.
Selama ini, data ALOS telah banyak dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan berbagai sector di Indonesia. Data tersebut dimanfaatkan untuk kartografi, perencanaan wilayah, pengelolaan sumber daya alam, pemantauan bencana alam, dan pemantauan hutan. Bahkan, data satelit penginderaan jauh semacam ini sangat mempermudah instansi terkait dalam pembaruan peta dasar, penghitungan jumlah karbon dan degradasi hutan, deteksi perubahan tutupan lahan, serta asesmen wilayah pesisir.
Terdapat empat working group dalam kerja sama tersebut dan akan dibahas dalam simposium ini. Working group pertama akan membahas mengenai aplikasi ALOS pada tutupan lahan dan hutan. Working group kedua akan membahas tentang Aplikasi ALOS pada asesmen wilayah pesisir pantai dan perubahannya. Working group ketiga akan membahas mengenai aplikasi dalam pemantauan gunung api. Sementara itu, working group keempat akan membahas mengenai aplikasi satelit tersebut dalam bidang pemetaan.
Kegiatan ini selain dihadiri oleh JAXA selaku donor data ALOS, juga melibatkan berbagai instansi dan universitas yang dikoordinasikan oleh Lapan. Instansi tersebut yaitu Bakosurtanal, BPPT, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Riset dan Teknologi, Bakorkamla, TNI, Kementarian Kehutanan, Kementerian ESDM, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perumahan Rakyat, BPS, LIPI, ITB, UGM, UI, Undip, UNS, dan Unpad.



Jakarta, 21 Februari 2012

Narahubung
• Kepala Bagian Humas, Dra. Elly Kuntjahyowati, MM. (Hp. 08121395211 dan 021-70292329)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL