Kompetensi Utama

Layanan


Tingkatkan Sistem Penerima Data Satelit, Lapan Dukung Penanganan Perubahan Iklim
11 Sep 2013 • Dibaca : 46109 x ,

Indonesia terus berupaya untuk menangani perubahan iklim. Untuk itulah, pemerintah berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen dengan usaha sendiri dan mencapai 41 persen jika mendapat bantuan internasional pada 2020.
Salah satu upaya untuk mencapai komitmen tersebut yaitu dengan mengurangi emisi deforestasi dan degradasi hutan (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation atau REDD). Dalam pelaksanaannya, REDD memerlukan peta dasar dan peta penutupan hutan atau lahan serta cara ukur untuk memantau tingkat emisi dari waktu ke waktu.
Data satelit penginderaan jauh yang dimiliki Lapan dapat membantu dalam membuat peta dasar dan pemantauan emisi tersebut. Sejak 1970, Lapan menerima langsung data satelit penginderaan jauh. Data tersebut telah dimanfaatkan untuk berbagai bidang termasuk kehutanan misalnya untuk memenuhi informasi peta penutupan hutan dan lahan.
Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Presiden (inpres) Nomor 6 Tahun 2012 tentang Penyediaan, Penggunaan, Pengendalian Kualitas, Pengolahan, dan Distribusi Data Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi dan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan.
Dalam inpres dan undang-undang tersebut, Lapan bertugas untuk menyediakan data satelit penginderaan jauh resolusi tinggi dengan lisensi pemerintah Indonesia. Untuk memenuhi peran tersebut, Lapan melakukan upgrading sistem penerimaan dan pengolahan data satelit SPOT-5, SPOT -6, dan Landsat-8.
Peresmian upgrading sistem tersebut akan dilaksanakan oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi (Mennegristek) Gusti Muhammad Hatta, dan Kepala Lapan Bambang S. Tejasukmana. Peresmian akan berlangsung pada Kamis, 12 September 2013 pukul 10.00 WITA di Balai Penginderaan Jauh Lapan, Jl. Jend. A. Yani Km 6, Parepare, Sulawesi Selatan.
Dengan upgrading sistem ini, Lapan dapat menerima data satelit penginderaan jauh SPOT 5, SPOT 6, dan Landsat-8. Upgrading tersebut tentunya dapat meningkatkan kontribusi Lapan dalam menyediakan data satelit penginderaan jauh bagi program penanganan perubahan iklim dan dampaknya serta untuk pemantauan sumber daya alam dan penanggulangan bencana.
Balai Penginderaan Jauh Lapan merupakan fasilitas penerima dan pengolahan data satelit. Fasilitas ini dapat mewujudkan salah satu kebijakan nasional dalam keantariksaan, khususnya di bidang penginderaan jauh dan pemanfaatannya. Penyediaan data satelit tersebut bertujuan untuk mendukung percepatan pembangunan di Indonesia.



Narahubung:
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Ir. Jasyanto, MM. (Hp. 081286287632)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL