Kompetensi Utama

Layanan


Lanjutan Pembahasan RUU Keantariksaan
Penulis Berita : • Fotografer : • 20 Jun 2013 • Dibaca : 4965 x ,

Jakarta, Lapan.go.id – Selasa, 17 Juni 2013. Rapat Tim Perumus (Timus) DPR dengan Lapan dalam rangka pembahasan Tingkat I RUU tentang Keantariksaan diselenggarakan di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI Gedung Nusantara I Lantai 1. Rapat ini merupakan kelanjutan dari rapat sebelumnya yaitu rapat Panja pada 10 Juni 2013. Sebagai Pimpinan pada Rapat Timus adalah Wakil Ketua Komisi VII Achmad Farial H., dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan. Rapat dihadiri oleh Anggota Timus dari Komisi VII DPR RI, Deputi Bidang Sains Pengkajian Informasi Dan Kedirgantaraan
Prof. Dr. Thomas Djamaluddin (mewakili Kepala Lapan), Ahli Bahasa, Ahli Hukum dan rombongan delegasi Tim Lapan. Pada Rapat Timus RUU tentang Keantariksaan, Deputi Sains memberikan penjelasan, keterangan maupun tanggapan terhadap DIM berdasarkan dari pertanyaan Timus Komisi VII DPR-RI dan terutama terkait dengan Bab X, Kerugian dan Tanggungjawab.

Setelah menyelesaikan tahapan ini, rapat pembahasan RUU tentang Keantariksaan memasuki tahapan berikutnya, yaitu Rapat Tim Sinkronisasi (Timsin) yang kemudian dilanjutkan dengan Rapat Pleno. Tahapan-tahapan Rapat RUU tentang Keantariksaan sampai dengan Rapat Timus dapat diselesaikan dan diselenggarakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Kepada Timus Komisi VII DPR RI, Lapan mengajukan tambahan pasal terkait dengan Komersialisasi Antariksa dan Pengendalian Ekspor. Dan untuk melakukan pembahasan tersebut, selanjutnya Anggota Timus minta waktu untuk mendalami lebih lanjut sebelum dilakukan Rapat Timsin dan rencanaya akan dilakukan konsinyering.



Sumber:Humas/Yudho
Foto:Humas/Yudho


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL