Kompetensi Utama

Layanan


Pertemuan UN-ESCAP INDONESIA BANYAK MEMANFAATKAN TEKNOLOGI INDERAJA UNTUK MANAJEMEN BENCANA
Penulis Berita : • Fotografer : • 14 Mar 2013 • Dibaca : 61162 x ,

Bangkok, Lapan.go.id – Lapan mengikuti Workshop on Space Applications for Disaster Risk Reduction and Management and Second Workshop on the Use of Multi-Global Navigation Satellite Systems for Sustainable Development. Kegiatan ini berlangsung pada 5-7 Maret 2013 di Gedung United Nations Conference Center, Bangkok, Thailand.

Workshop ini bertujuan sebagai wadah berbagi informasi dan pengalaman mengenai berbagai kerja sama antara inisiatif regional dengan negara-negara anggota dalam pemanfaatan teknologi antariksa. Dengan demikian, negara-negara berkembang di kawasan Asia Pasifik memiliki ketahanan dalam pengurangan risiko dan penanganan bencana serta untuk pembangunan berkelanjutan.

Dalam workshop ini, Lapan yang diwakili oleh Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Agus Hidayat, menyampaikan materi berjudul The Application of Space-based Technology to Support Disaster Management in Indonesia.

Dari kegiatan ini, UN-ESCAP (United Nations Economic and Social Commission for Asia and The Pacific) menilai bahwa Indonesia termasuk salah satu negara yang telah banyak memanfaatkan teknologi penginderaan jauh untuk mendukung penanganan bencana. Atas dasar hal tersebut, Lapan diminta untuk memaparkan pengalamannya dalam mendukung manajemen bencana di Indonesia.

Agus memaparkan, Lapan selama ini telah melaksanakan berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan pemanfaatan penginderaan jauh untuk kebencanaan dan terlibat kegiatan operasional pemantauan kejadian bencana. Lapan juga tergabung dalam jejaring nasional, regional, dan internasional untuk tanggap darurat bencana.

Dari pertemuan UN-ESCAP tersebut terungkap bahwa masih banyak negara yang memiliki tingkat kemampuan rendah dalam dan pemanfaatan penginderaan jauh untuk mendukung manajemen bencana. Untuk itu UN-ESCAP memandang, negara-negara tersebut perlu meningkatkan kapasitas dalam bidang ini. UN-ESCAP juga mengimbau agar negara-negara mengadakan kerja sama untuk memperkuat kapasitas masing-masing.

Hal ini telah dilakukan Lapan, salah satunya dengan bekerja sama dengan dengan Agency Remote Sensing Malaysia (ARSM). UN-ESCAP berharap negara-negara lain di kawasan ASEAN dapat bekerja sama dengan Lapan dalam pemanfaatan penginderaan jauh untuk mendukung manajemen bencana.

Pada pertemuan tersebut, Sentinel Asia memberikan apresiasi kepada Lapan, sebagai salah satu data analysis node Sentinel Asia, yang telah membantu melakukan value added data ketika terjadi bencana banjir di Metro Manila pada tanggal 7 Agustus 2012. Dari workshop tersebut, terungkap bahwa perlu ditingkatkannya koordinasi antara space community dengan disaster management community.


Sumber:Pusfatja/AgusHidayat
Foto:Pusfatja/AgusHidayat


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL