Kompetensi Utama

Layanan


Nelayan Dapat Bantuan GPS
Penulis : • Media : • 19 Oct 2013 • Dibaca : 26964 x ,

DEMAK - Nelayan tradisional di Desa Morodemak, Kecamatan Bonang mendapatkan bantuan alat Global Positioning System (GPS) fishfinder yang dapat digunakan untuk membantu mencari posisi ikan. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Gusti Muhammad Hatta didampingi Wakil Ketua Komisi VII DPR, Daryatmo Mardiyanto, di Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak, Jumat (18/10).

Menristek mengatakan, alat GPS tersebut langsung tersambung dengan National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA), yakni satelit yang bisa memantau posisi ikan. Selain itu, nelayan bisa menentukan jenis ikan yang akan ditangkap sampai kedalaman 400 meter melalui sistem informasi GPS dan satelit tersebut. “Walau pun sudah berpengalaman, tapi selama ini kita mengganggap mereka datang saja ke suatu tempat tidak tahu apakah ada ikannya atau tidak. Dengan alat ini akan membantu nelayan untuk menentukan tempat yang tepat yang ada ikannya,” ujarnya.

Nelayan nantinya, setiap hari akan mendapatkan informasi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengenai posisi ikan.
Tidak dimungkiri bahwa selama ini nelayan masih terkendala dengan peralatan yang masih tradisional dan berdasarkan hari baik saja dalam menangkap ikan, sehingga belum mampu menghasilkan tangkapan yang maksimal. Kondisi itulah, kata Gusti, yang menjadikan nelayan di wilayahnya belum mampu mencapai tingkat kesejahteraan yang tinggi akibat tangkapannya yang masih sedikit. Apalagi, juga ada bulan-bulan tertentu yang membuat nelayan enggan melaut karena gelombang tinggi.

26 Unit

Dengan penggunaan alat GPS ini diharapkan bisa meningkatkan tangkapan dan kesejahteraan nelayan. Adapun alat GPS yang disalurkan baru 26 unit karena sifatnya masih riset. Selama seminggu mendatang, nelayan akan mendapatkan pelatihan dan bimbingan teknis mengenai penggunaan alat GPS tersebut.

Sementara itu, didampingi Wakil Ketua Komisi VII DPR, Daryatmo Mardiyanto berharap penggunaan alat GPS ini bisa memenuhi harapan nelayan terkait jenis ikan yang ingin mereka tangkap.“Teknologi (GPS fishfinder) ini bisa menyeleksi jenis ikan yang ingin diambil sesuai keinginan nelayan,” kata pria yang kembali mencalegkan diri di Dapil Demak, Kudus dan Jepara ini.

Dalam sambutannya, Bupati Moh Dachirin Said mengapresiasi positif bantuan tersebut. Produksi ikan tangkap di pesisir Demak mencapai 923.721 ton per tahun. Sedangkan produksi garam mencapai 62.340 ton.“Tingginya potensi ini menjadi prioritas kami untuk mengembangkan sektor perikanan dan pergaraman,” tukasnya. (J9-72)


Sumber :
http://m.suaramerdeka.com








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL