Kompetensi Utama

Layanan


CITRA SATELIT PERMUDAH PERENCANAAN DETAIL TATA RUANG
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Humas/Meg • 04 Dec 2013 • Dibaca : 43497 x ,

Peneliti Lapan (kanan) memberikan citra satelit Kabupaten Klaten kepada Kepala Bappeda Kabupaten Klaten.

Kunjungan DPRD Klaten

Jakarta, Lapan.go.id – Citra satelit penginderaan jauh dapat membantu dalam perencanaan dan pengelolaan tata ruang. Inilah yang melatarbelakangi kunjungan kerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Klaten ke Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh (Pustekdata) Lapan di Pekayon, Jakarta Timur, Selasa (3/12).

Ketua Pansus Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) DPRD Klaten, Marzuki, mengatakan bahwa kunjungan mereka terkait dengan RDTR tingkat kecamatan. Ia berharap, data yang disediakan Lapan dapat membantu pemerintah kabupaten Klaten dalam menyusun rencana tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, peneliti Lapan, Ratih Dewanti, mengatakan selama ini Lapan bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dalam pemanfaatan hasil litbang. Salah satu hasil litbang Lapan yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan tata ruang yaitu data penginderaan jauh. Apalagi, saat ini dengan adanya UU No. 21 Tahun 2013, maka data penginderaan jauh yang dimiliki Lapan berlisensi pemerintah. Artinya, Lapan menyediakan data tersebut untuk seluruh instansi pemerintah baik pusat maupun daerah.

Kepala Bidang Teknologi Pengolahan Data Lapan, Kustiyo, Lapan saat ini mampu menerima data seluruh wilayah Indonesia melalui stasiun bumi Lapan di Parepare dan Rumpin. Saat ini, Lapan juga telah menerima data satelit Landsat-8. Satelit tersebut melewati wilayah Indonesia dalam waktu 16 hari. Dengan demikian, setiap 16 hari, perubahan di suatu wilayah dapat teramati. Ia menambahkan, untuk membuat RDTR, data yang dapat digunakan yaitu berasal dari satelit Spot-6.

Bagaimana cara memperoleh data satelit yang dimiliki Lapan? Kustiyo menjelaskan bahwa, instansi yang menginginkan data resolusi rendah hingga menengah dapat mengunduhnya dari website Lapan atau datang langsung ke Pustekdata. Sementara itu, untuk memperoleh data beresolusi tinggi, instansi pemohon diharuskan untuk mengirimkan surat permintaan data dari eselon II. Syarat berikutnya, instansi tersebut juga tidak menganggarkan pembelian data di dalam DIPA.

Selain untuk kebutuhan perencanaan tata ruang, citra satelit juga bermanfaat untuk di berbagai bidang. Kustiyo mengatakan bahwa penginderaan jauh dapat memantau pertumbuhan padi. Dengan demikian, jumlah padi yang akan dipanen dapat diprediksi. Data satelit juga dapat digunakan untuk meningkatkan pajak, misalnya untuk meningkatkan pajak perkebunan. Bahkan, saat ini, Badan Pusat Statistik (BPS) telah memanfaatkan data spasial untuk melakukan sensus.

Menjawab pertanyaan dari DPRD Klaten mengenai potensi penginderaan jauh dalam penanganan perubahan iklim, Peneliti Lapan, Dr. Ir. Erna Sri Adiningsih, mengatakan bahwa data satelit bermanfaat untuk kebutuhan tersebut. Dengan menggunakan satelit penginderaan jauh, maka informasi mengenai variabilitas iklim di Indonesia dapat tersedia. Selain itu, satelit juga dapat memantau cuaca ekstrem seperti siklon Haiyun dan dampaknya, perubahan curah hujan musiman, dan penghitungan karbon.


Your Comments
Hotel di Bogor 2166 days ago
satelit sangat membantu dalam proses perencanaan dan pengelolaan tata ruang. mudah mudahan teknologi di negara Indonesia semakin maju pesat agar dapat terus bersaing dengan negara luar.. amin

Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL