Kompetensi Utama

Layanan


Yang ‘baru’ dari Program Edukasi Keantariksaan di Asia dan Pasifik
Penulis Berita : Fau • Fotografer : - • 06 Dec 2013 • Dibaca : 13498 x ,

Foto bersama anggota SEAWG

Hanoi, Lapan.go.id, Salah satu kelompok kerja yang bersidang pada pertemuan tahunan ke 20 Forum Lembaga Antariksa di kawasan Asia-Pasifik atau APRSAF-20 adalah Space Education and Awareness Working Group. Tidak kurang dari 13 negara terdiri dari, Australia, Bangladesh, Filipina, Indonesia, Jepang, Kamboja, Korea, Malysia, Nepal, Pakistan, Singapura, Thailand dan tuan rumah Vietnam. Masing-masing negara melaporkan perkembangan penyelenggaraan edukasi kenatriksaan baik dalam konteks APRSAF maupun yang spesifik di negaranya masing-masing. Wakil dari Kamboja melaporkan penyelenggaraan Space Education Seminar di Kamboja yang menghadirkan guru-guru sekolah dan kepada mereka diberikan materi terkait kegiatan keantariksaan. Kemudian guru-guru peserta seminar tersebut diwajibkan mengajarkan apa-apa yang diperolehnya kepada murid-muridnya.

Sedangkan sebagian besar delegasi melaporkan kegiatan edukasi keantariksaan terkait dengan penyelenggaraan kompetisi dalam rangka APRSAF 20 yang terdiri dari lomba poster untuk murid-murid sekolah dasar, dan lomba roket air untuk murid-murid sekolah menengah pertama. Pemenang pada kompetisi di masing-masing negara berupa tiga buah poster terbaik dan juara pertama kompetisi roket air diikut sertakan pada kompetisi tingkat Asia-Pasifik yang dilaksanakan di Hanoi, Vietnam baru-baru ini. Hasil kompetisi tingkat Asia-Pasifik tersebut mengantarkan salah satu poster yang dibuat oleh ananda Angelica Venus Sakuntala menjadi juara ketiga.

Beberapa kegiatan edukasi keantariksaan di luar agenda APRSAF antara lain: Indonesia memperkenalkan KOMURINDO, lomba debat antar siswa SLTA, dan demo muatan balon udara yang akan dilombakan tahun depan. Korea memperkenalkan international space camp, dan rocket model. Thailand mengadakan solid rocket camp dan parabolic flight, dan paper folded airplane competition. Perwakilan ARGOS (Perancis) menawarkan ARGOS for Education seperti tracking wildlife dan ARGOS for high level education space communication.

Pada kesempatan tersebut mulai diperkenalkan berbagai aktivitas edukasi keantariksaan berbasis teknologi informasi. Diantaranya Australia telah mengembangkan online outreach berupa permainan (games) yang bisa dimainkan oleh anak-anak usia sekolah dengan menggunakan komputer diantaranya TimeSearch (game) dan SeasonSearch (game). Menariknya game-game tersebut boleh diunduh dan dimodifikasi sesuai dengan keperluan oleh siapa saja tanpa harus minta ijin.

Yang patut diapresiasi adalah uapaya yang dilakukan oleh ANGKASA Malaysia untuk menjelaskan tentang antariksa dan kegiatan keantariksaan kepada murid-murid tuna netra dengan menggunakan alat peraga yang khusus dibuat untuk tuna netra berupa space insight programs (for blind students): touch the sky, brille books.
Pertemuan SEA WG kali ini juga menghadirkan salah satu astronaut dari Jepang Mr. Furukawa yang menjelaskan mengenai perjalanannya mengikuti misi antariksa di International Space Station (ISS) pada tahun 2011, ekperimen di antariksa, eksperimen kesehatan, dan mendarat kembali ke bumi.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL