Kompetensi Utama

Layanan


Depanri Susun Rencana Induk Keantariksaan
Penulis : Rudi Purwoko • Media : waktoe.com • 11 Dec 2014 • Dibaca : 15303 x ,

Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi penerbangan dan antariksa mutlak diperlukan bagi bangsa Indonesia mengingat luasnya wilayah tanah air yang mencakup 17.000 pulau. Untuk itulah disusun rencana induk keantariksaan sebagai landasan dalam penyelenggaraan keantariksaan nasional yang dilakukan oleh Dewan Penerbangan Antariksa Nasional Republik Indonesia (Depanri) sesuai mandat Undang Undang No.21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan.
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof. Thomas Djamaluddin memaparkan rencana induk keantariksaan ini bertujuan untuk mendukung visi pembangunan Indonesia yakni mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur. Rencana ini disusun sesuai dengan target tahapan pembangunan nasional yang tertuang dalam rencana jangka menengah tahap ketiga yakni untuk memantapkan pembangunan secara menyeluruh dengan menekankan pembangunan keunggulan kompetitif perekonomian berbasis sumber daya alam.
“Nantinya rencana induk keantariksaaan ini akan mendukung upaya percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Thomas Djamaluddin kepada WAKTOE.com di Kantor BPPT, Jakarta, Rabu (10/12/2014).
Salah satu rencana induk keantariksaan, kata Kepala Lapan, adalah memproduksi secara massal pesawat amfibi N219. “Pesawat ini nantinya akan menjadi konektor wilayah pesisir pantai dengan daerah terpencil di pegunungan di Indonesia,” ungkap Kepala Lapan Thomas Djamaluddin.
Ditambahkan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Mohamad Nasir, nantinya pesawat amfibi N219 akan diproduksi dan dijual ke industri penerbangan.
“Pesawat N219 setelah diteliti dan dibuat di Lapan, akan kita serahkan kepada Dirgantara Nusatnrara agar diproduksi secara massal. Dan, setelah mendapat sertifikat dan izin penerbangannya. Kemudian ditawarkan kepada stake holder industri penerbangan di Indonesia dan negara-negara tetangga. Pesawat ini cocok untuk jarak dekat menghubungkan wilayah pesisir pantai atau pegunungan,” tutur Menristek & Dikti.

Sumber :
http://waktoe.com/depanri-susun-rencana-induk-keantariksaan/








Related Posts
Produksi Asli Indonesia : Pesawat N-219 Akhirnya Keluar Hanggar
11 Dec 2015
BANDUNG. - Pesawat N-219 akhirnya diperkenalkan kepada publik melalui kegiatan roll out (keluar hanggar). Sedianya pesawat ini akan diberi nama oleh Presiden Joko Widodo namun batal karena kepala negara berhalangan…
PT DI Perkenalkan N 219
10 Dec 2015
BANDUNG-LAPAN dan PT DI akhirnya berhasil memperkenalkan pesawat buatan anak negeri, N 219 kepada masyarakat dan pejabat negara, melalui kegiatan rolling out.Menkopolhukam Luhut B. Panjaitan datang mewakili presiden untuk meresmikan…
LAPAN Siapkan Rp 450 Miliar Untuk Bangun Pesawat
04 Nov 2015
BANDUNG - Untuk memproduksi pesawat CN 219, LAPAN dan PT DI sudah menyiapkan anggarannya. Setidaknya dari LAPAN telah disediakan anggaran miliaran rupiah.“Kami mempersiapkan dana sebesar Rp 450 miliar, sejak tahun…
SOLUSI MENTERI YUDDY AGAR PT. DI TIDAK UP AND DOWN
03 Nov 2015
BANDUNG - Dalam kunjungan kerja ke PT. Dirgantara Indonesia (DI), sabtu (31/10), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), mengatakan bahwa sudah sejak lama PT. DI yang sebelumnya bernama…
Setelah N219, PT DI dan Lapan bakal bikin N245 dan N270
03 Nov 2015
Merdeka.com - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) makin berambisi mengembangkan dan membuat pesawat produksi dalam negeri. Walau sertifikasi untuk pesawat N219 belum tuntas, PT DI sudah menyampaikan ambisinya mengembangkan pesawat…
Saran Menteri Yuddy agar PTDI Kembali Berjaya
03 Nov 2015
Liputan6.com, Jakarta - Akhir pekan kemarin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandy mengadakan kunjungannya ke PT Dirgantara Indonesoa (Persero) (PTDI) yang berlokasi di Bandung.Dalam kunjungannya tersebut, Yuddy…
Menristekdikti Dukung Hasil Riset LAPAN
05 Nov 2014
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Dalam kunjungannnya ke LAPAN M. Nasir disambut langsung oleh Kepala LAPAN, Thomas…
5 Fakta seputar pesawat N219 buatan anak negeri
26 Feb 2014
Merdeka.com - Industri penerbangan dan kedirgantaraan di Indonesia sudah berumur lebih dari setengah abad. Namun, kiprah dan cemerlangnya industri ini dikenal saat era kepemimpinan Presiden Soeharto. Saat itu Indonesia punya…
Setelah N219, PT DI dan Lapan bakal bikin N245 dan N270
25 Feb 2014
Merdeka.com - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) makin berambisi mengembangkan dan membuat pesawat produksi dalam negeri. Walau sertifikasi untuk pesawat N219 belum tuntas, PT DI sudah menyampaikan ambisinya mengembangkan pesawat…
Ini para pemesan pesawat N219 buatan PT DI dan Lapan
25 Feb 2014
Merdeka.com - PT Dirgantara Indonesia (PT KAI) bersama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menargetkan pesawat N 219 mengudara pada 2016. Itu artinya, pesawat buatan anak negeri tersebut ditargetkan lolos…
Lapan dan PT DI rakit roket canggih jarak tembak 100 Km
25 Feb 2014
Merdeka.com - Selain proyek kerja sama pembuatan pesawat, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) juga tengah mengembangkan proyek lain. Yaitu pembuatan roket canggih yang…
Lapan dan PT DI habiskan Rp 400 miliar kembangkan N219
25 Feb 2014
Merdeka.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menghabiskan anggaran sekitar Rp 400 miliar untuk pengembangan pesawat N219 bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Dana ini akan digunakan untuk dua…
Kemristek Luncurkan Pesawat Tanpa Awak
31 Jul 2013
Jurnas.com | KEMENTERIAN Riset dan Teknologi (Kemristek) akan memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-18 tahun 2013. Puncak peringatan Hakteknas tahun ini akan dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII)…

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL