Kompetensi Utama

Layanan


CPNS Perdalam Kemampuan Penginderaan Jauh
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Humas/Meg • 10 Feb 2014 • Dibaca : 51324 x ,

Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh memaparkan mengenai tugas Lapan dalam melayani kebutuhan data penginderaan jauh nasional.

Lapan menyelenggarakan pelatihan base lining pegawai di lingkungan Kedeputian Bidang Penginderaan Jauh. Kepala Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh, Dr. Orbita Roswintiarti, saat membuka acara, Senin (10/2), mengatakan bahwa kegiatan ini membuka kesempatan yang luas bagi CPNS untuk mempelajari banyak hal mengenai bidang penginderaan jauh. Pelatihan yang diikuti oleh 21 CPNS tersebut berlangsung pada 10 Februari hingga 7 Maret 2014.

Orbita menjelaskan, dalam bekerja, setiap pegawai harus bersikap profesional. Maksudnya, setiap individu harus memiliki hubungan pekerjaan dan personal yang baik. Hal ini disebabkan, hubungan yang baik akan mempengaruhi pekerjaan dengan baik. “Untuk itu, setiap pegawai harus selalu memiliki pikiran dan kelakuan yang baik,” ujarnya.

Baselining pegawai merupakan bantuk pembekalan materi dan praktikum. Kegiatan ini bertujuan agar para CPNS memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar yang sama dalam kegiatan penginderaan jauh. Menurut panitian pelatiha, Dr. Erna Sri Adiningsih, dengan adanya kegiatan ini para CPNS diharapkan dapat berkarya secara maksimal dan baik di Kedeputian Penginderaan Jauh Lapan.

Erna menjelaskan, pelatihan ini memberikan informasi, pengetahuan, dan keterampilan dasar-dasar pengolahan data penginderaan jauh. Keterampilan tersebut termasuk pengetahuan mengenai pengolahan, klasifikasi, dan interpretasi citra satelit. Dalam pelatihan ini, para peserta juga akan melaksanakan praktikum dan studi kasus di Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh dan Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh secara bergiliran.

Penginderaan jauh menjadi salah satu pilar utama Lapan. Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Penginderaan Jauh, Dedi Irawadi, mengatakan bahwa saat ini kebutuhan penginderaan jauh sangat tinggi. “Semua perencanaan pembangunan saat ini mengharuskan penggunaan data penginderaan jauh. Lapan telah melayani kebutuhan data tersebut untuk berbagai instansi pemerintah, salah satunya Kementerian Kehutanan, yang telah menggunakan data penginderaan jauh sejak 1990,” ia menjelaskan.

Mengapa penginderaan jauh menjadi kebutuhan? Dedi menjelaskan, tidak ada satu data apapun yang konsisten memotret wilayah Indonesia selain data satelit. Lapan memiliki data satelit tersebut mulai dari resolusi rendah hingga tinggi atau dengan resolusi kurang dari empat meter.

Sesuai dengan Inpres No. 6 Tahun 2012 dan Undang-undang No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, Lapan bertugas untuk melayani kebutuhan data nasional. “Untuk itu, kita harus terus meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan di bidang penginderaan jauh tersebut,” ujar Dedi.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL