Kompetensi Utama

Layanan


Menegristek Kunjungi LPA Kototabang
Penulis Berita : Humas/YD • Fotografer : Humas/YD • 20 Apr 2014 • Dibaca : 37825 x ,

Menegristek (ketiga dari kiri) dan Kepala Lapan (kanan) di ruang pertemuan LPA Kototabang.

Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menegristek), Prof. Dr. Gusti Muhammad Hatta mengunjungi Loka Pengamatan Atmosfer (LPA) Lapan di Kototabang Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, Jumat (18/4). Dalam kunjungan ini, Menegristek ingin mengetahui lebih jauh tentang kedudukan,tugas, dan fungsi loka tersebut.

Saat kunjungan Menegristek tersebut, Kepala Lapan, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin. mempresentasikan mengenai berbagai fasilitas yang dimiliki LPA Kototabang. Ia menjelaskan bahwa LPA Kototabang adalah unit pelayanan terpadu di bidang pengamatan atmosfer yang berada di bawah Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer. LPA Kototabang bertugas melaksanakan pengamatan, perekaman, pengolahan dan pelaporan data atmosfer di Kototabang, serta sosialisasi pemanfaatan data dan penyiapan bahan pelaksanaan kerjasama teknis di bidangnya.

Kepala Lapan mengatakan bahwa LPA Kototabang memiliki berbagai peralatan. Peralatan tersebut yaitu, Equatorial Atmosphere Radar (EAR) yang berfungsi untuk mengukur medan angin di troposfer pada kondisi cerah maupun hujan. Radar ini juga untuk mengamati ketidakteraturan ionosfer. Di loka tersebut juga terdapat X-Band Radar yang berfungsi untuk memperoleh data awan, baik berupa sebaran, posisi, dan arah penjalaranannya. Selain itu, tersapat pula Optical Rain Gauge (ORG) untuk pengamatan data curah hujan secara terus menerus.

Di fasilitas tersebut, Lapan juga memiliki Radio Acoustic Sound System (RASS) yang berfungsi untuk mengetahui temperature dan kelembaban dengan resolusi waktu yang lebih tinggi. Ada pula instrument meteorology permukaan yang terdiri dari Micro-RainRadar, Rain Gauge, Ceilometer, Disdrometer dan Radiometer. Guna mengamati sintilasi kerapatan elektrn di ionosfer, pengamatan plasma bubble, dan gelombang gravitasi, Lapan menggunakan peralatan optic dan GPS Receiver. Untuk mengukur medan angin di mesosfer, Lapan memiliki Meteor Radar. Ionosonda digunakan untuk mengamati ketidakteraturan lapisan ionosfer dan Magnetosfer berfungsi untuk menghasilkan parameter geomagnet.

Dalam kunjungan tersebut, Menegristek mengatakan bahwa ia merasa bangga pada kinerja loka tersebut. Ia mengatakan, dengan jumlah sumber daya manusia yang terdiri dari 23 pegawai negeri sipil dan sembilan orang tenaga honorer, loka tersebut mampu melakukan kegiatan penelitian teknologi tinggi.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL