Kompetensi Utama

Layanan


MA Al-Falah Belajar Aplikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Antariksa dalam Bidang Keagamaan
Penulis Berita : Humas/ZK • Fotografer : Humas/Irwan • 23 Apr 2014 • Dibaca : 31456 x ,

Siswa MA Al-Falah bertanya mengenai orbit satelit di luar angkasa.

Sebanyak 138 murid dan 22 pembimbing Madrasah Aliyah (MA) Al-Falah, Nagreg, Bandung, mengunjungi kantor pusat Lapan di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (23/4). Kegiatan ini dalam rangka kunjungan ilmiah sekaligus sebagai edukasi keantariksaan.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Lapan, Jasyanto, dalam kunjungan tersebut menjelaskan mengenai kronologi pembentukan Lapan. Ia menjelaskan, hingga kini Lapan telah mengabdi di bidang kedirgantaraan selama 50 tahun sejak didirikan pada 27 November 1963. Ia juga memaparkan mengenai visi, misi, program, dan berbagai fasilitas penelitian seperti stasiun bumi dan balai pengamatan dirgantara Lapan.

Jasyanto mengatakan bahwa hasil litbang yang dilaksanakan kedeputian teknis Lapan telah banyak dimanfaatkan oleh berbagai instansi. Hasil litbang tersebut yaitu di bidang penginderaan jauh, teknologi dirgantara, serta sains, pengkajian, dan informasi kedirgantaraan. Salah satu bidang penelitian Lapan yang banyak dimanfaatkan yaitu penginderaan jauh. Aplikasi bidang tersebut terutama untuk penanggulangan bencana, pemetaan wilayah, serta prediksi iklim dan musim tanam.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Al-Falah, Dr. Muchsin, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman siswa tentang ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan yang dikembangkan Lapan. Ia berharap, kegiatan ini dapat menginspirasi siswa untuk melanjutkan pendidikan di bidang sains antariksa.

Muchsin mengatakan, Al-Falah memiliki tiga jurusan yaitu IPA, IPS, dan Agama. Ketiganya memerlukan pengetahuan teknologi. “Teknologi akan memberikan kemudahan bagi umat manusia, misalnya dalam melaksanakan ibadah. Hal ini sesuai dengan tema kunjungan yaitu Pemanfaatan Iptek Antariksa dalam Bidang Keagamaan,” ujarnya.

Sesuai dengan tema, para siswa kemudian memperoleh materi mengenai aplikasi ilmu pengetahuan antariksa dalam bidang keagamaan oleh peneliti matahari dan antariksa Lapan, Abdul Rachman. Dalam presentasinya, ia menjelaskan tentang penentuan waktu ibadah umat Islam dan arah kiblat berdasarkan ilmu astronomi.

Abdul mengatakan, ilmu astronomi dapat digunakan untuk penentuan waktu sholat, penetuan arah kiblat, hisab awal bulan hijriah, serta prediksi waktu dan lokasi gerhana. “Secara teoritis,penentuan arah kiblat dapat dilakukan dengan mengunakan teori sudut dan teori bayangan serta dibantu dengan menggunakan peralatan kompas maupun teodolit,” ia menjelaskan. Pada sesi diskusi, terdapat banyak pertanyaan dari para guru dan murid mengenai antariksa. Kegiatan ini diakhiri dengan kunjungan ke perpustakaan Lapan.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL