Kompetensi Utama

Layanan


ITB Juara Komurindo 2014
Penulis Berita : Humas/ZK • Fotografer : Humas/ZK • 18 Aug 2014 • Dibaca : 23561 x ,

Acara pemberian hadiah dan penghargaan bagi pemenang Komurindo dan Kombat 2014

Penyelenggaraan Kompetensi Muatan Roket dan Roket Nasional (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2014 tingkat nasional yang diselenggarakan pada 13 hingga 16 2014 Agustus telah berakhir. Tahun ini kompetisi tersebut bertema Thinking High, Reaching High. Tema tersebut selaras dengan harapan yaitu teknologi roket membutuhkan teknologi tinggi dan membutuhkan proses pemikiran yang tinggi pula. Komurindo dan Kombat 2014 secara resmi ditutup oleh Kepala Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktur Jenderal Dikti, Yudi Haryanto, Sabtu (16/8).

Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Lapan, Halimurachman, menyampaikan berbagai harapan, apresiasi dan motivasi, khususnya ucapan terima kasih kepada pihak penyelenggara UMY yang dinilai sangat berhasil dan Tim Penilai yang telah melakukan tugasnya secara Fair Play. Ia mengatakan, Komurindo dan Kombat kali ini merupakan mementum penting karena bertepatan dengan HUT RI ke 69. “Ini juga merupakan hadiah buat pecinta kedirgantaraan,” ujarnya. 

Halimurrachman mengatakan bahwa kompetisi ini bukan akhir dari proses pencapaian. “Bagi yang kalah, ini juga bukan akhir dari segalanya. Tapi, semangat untuk terus berkarya dan berkreasi itulah yang paling utama. Karena itu, teruslah berkarya. Semoga kegiatan ini memberi semangat berinovasi agar kemerdekaan dirgantara Indonesia terus tumbuh dan bangkit.”

Komurindo 2014 dimenangkan oleh tim Graksa Ganesa dari ITB. Tim ini juga memperoleh penghargaan ide terbaik. Juara dua dan juara ketiga diperoleh masing-masing oleh tim Gatotkaca dari UGM dan tim Vaaza dari Universitas Komputer Indonesia. Sementara itu, Juara Harapan diperoleh oleh Smart Payload of EEPIS-X3 dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Desain Terbaik dimenangkan oleh tim Vaasa dari Universitas Komputer Indonesia.

Untuk kategori Roket EDF dimenangkan oleh tim DIRK-RKF V2 dari Universitas Komputer Indonesia. Juara kedua diperoleh Bullet Force V2 dari Universitas Komputer Indonesia. Juara Ketiga diperoleh Jatayu dari Politeknik Negeri Jember, tim ini juga memperoleh penghargaan ide terbaik. Juara Harapan diperoleh Garuda Ganesha (ITB) dan desain terbaik diperoleh Bullet Force V2 dari Universitas Komputer Indonesia. 

Kombat 2014 dimenangkan oleh tim Jayapala Ganesha dari ITB. Juara kedua diperoleh tim Nakapala Ganesha dari ITB. Juara Ketiga diperoleh ERGSAT-X2 dari Universitas Komputer Indonesia. Juara harapan diperoleh EEPISBAts dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Desain Terbaik dimenangkan oleh Air-E205 dari Institut Teknologi Sepuluh November dan Ide Terbaik diperoleh Hawk dari Universitas Gadjah Mada). Masing-masing pemenang mendapatkan trofi, sertifikat, dan uang tunai sebesar 10 juta rupiah untuk juara pertama, 6 juta rupiah untuk juara kedua, 4 juta rupiah untuk juara ketiga, dan 2 juta rupiah untuk juara harapan, desain terbaik, dan ide terbaik. 

Dalam kompetisi ini, Lapan memberikan berbagai masukan, arahan, dan dukungan agar kompetisi ini dapat berjalan dengan lancar. Penutupan kompetisi dimeriahkah oleh pembacaan puisi oleh peneliti senior Lapan, Atik Bintoro, yang berjudul “Kentrung Roket”. Puisi ini mendapat apresiasi positif dari para peserta dan undangan. Berikut isi puisi tersebut.


KENTRUNG ROKET

Debur ombak pantai Bocor
mengejar pantai selaksa rantai
generasi, yang muda, yang berjaya
memburu kompetisi teknologi tinggi

Roket roket pun meluncur menembus debar
di antara dua balon yang mengangkasa raya
asa pun serasa akan meledak, menahan hasrat
berbaur dengan orang muda, calon kaum cendekia
melahirkan idola baru, mahasiswa si penuntut ilmu
membetot ide, menghitung rumus, merancang tindak,
mengukur dimensi dan menguji fungsi-fungsi,
roket dan muatan pun terbang mewujudkan misi
embrio pelaku teknologi antariksa telah
disemai di Nusantara, dari Sumatera Utara,
Batam, Lampung, Jawa, Makasar dan Mataram
bersatu padu menjunjung negeri lewat teknologi


Untuk kalian peserta, orang-orang muda 
kompetisi teknologi telah dimainkan 
sang juara segera akan diumumkan

Jika suatu saat nanti
kalian jadi bergabung sebagai peneliti
ingatlah bahwa kalian 
adalah alumni Komurindo dan Kombat

Jika suatu saat nanti
kalian menjadi pemegang bedil dan senjata
ingatlah bahwa kalian 
adalah alumni Komurindo dan Kombat

Jika suatu saat nanti
kalian menjadi polisi atau politisi
ingatlah bahwa kalian 
adalah alumni Komurindo dan Kombat

Jika suatu saat nanti
kalian menjadi birokrat atau pun pejabat
ingatlah bahwa kalian 
adalah alumni Komurindo dan Kombat

Jika suatu saat nanti
kalian menjadi konglomerat yang kaya raya
ingatlah bahwa kalian 
adalah alumni Komurindo dan Kombat

Jika pun suatu saat nanti
kalian tidak menjadi apa apa
do'a dan semangat kalian di tunggu pertiwi
dan ... ingatlah bahwa kalian 
adalah alumni Komurindo dan Kombat

Ribuan pasang mata membaca, 
Ribuan telinga mendengar
Ribuan hati menitipkan harapan
Teknologi anak bangsa menembus antariksa

18 Agustus 2014


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL