Kompetensi Utama

Layanan


Komurindo dan Kombat Siap Digelar
19 Aug 2014 • Dibaca : 21950 x ,

Iptek selalu menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan sebuah negara. Karenanya penguasaan iptek merupakan suatu keharusan bagi bangsa Indonesia untuk mweujudkan manusia yang berkualitas. Hal tersebut tentu tidak cukup dengan belajar di sekolah, tetapi dapat dilakukan dari pendidikan di luar sekolah. Salah satunya dengan menciptakan ajang yang memancing kreativitas, terutama dalam bidang iptek kedirgantaraan. 

Kompetisi Muatan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) siap digelar pada 13-16 Agustus 2014 mendatang. Kompetisi yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini, akan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola UMY sebagai lokasi uji fungsi alat yang akan dikompetisikan, serta di Lapangan Tembak Dislitbang TNI AD, Pantai Bocor, Kebumen Jawa Tengahuntuk pelaksanaan uji peluncuran. 

Komurindo adalah kompetisi tahunan rancang bangun muatan roket tingkat perguruan tinggi yang diselenggarakan sejak 2009. Dalam ajang ini, para mahasiswa ditantang untuk membangun suatu sistem monitoring dan pengukuran yang stabil, akurat, dan presisi di bidang peroketan. Sehingga diharapkan kegiatan ini akan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam rancang bangun serta pengujian roket dan muatannya. Sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam teknologi penginderaan jauh dan sistem otomasi robotika pada muatan roket.

Dalam pelaksanaan ini Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan anggaran terkait penyelenggaraannya. Sementara itu, UMY menjadi tuan rumahnya dan Lapan kerkontribusi pada penyiapan roket peluncur muatan serta balonnya.

Selain berkompetisi dalam membangun muatan roket, mahasiswa juga ditantang untuk bertarung dalam Kombat. Dalam lomba tersebut, peserta ditantang untuk membuat sebuah muatan balon yang berisi rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai perangkat telemetri untuk memantau parameter atmosfer mulai dari peluncuran (ascending) hingga pelepasan dari balon (descending). Kompetisi ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan ilmu dan perekayasaan teknologi pengamatan atmosfer secara vertikal sekaligus pengujian sistem pengukuran atmosfer berbasis telemetri dan pengembangan instrumen untuk penelitian atmosfer.

Kompetisi ini akan diikuti oleh 92 tim dari seluruh Indonesia, yang terdiri dari 76 tim peserta Komurindo dan 16 tim peserta Kombat. Berdasarkan jumlah peserta, penyelenggaraan Komurindo mengalami peningkatan dari sebelumnya berjumlah 55 tim. Peningkatan jumlah peserta dapat dijadikan sebagai salah satu indikator semakin banyaknya generasi muda yang ingin belajar tentang antariksa dan teknologinya. Untuk kebutuhan nasional, kondisi ini semakin baik karena akan menciptakan para ahli ilmu pengetahuan dan teknologi dirgantara di Indonesia.


Jakarta, 19 Agustus 2014

Narahubung:
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Ir. Jasyanto, MM. (Hp. 081286287632)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL