Kompetensi Utama

Layanan


PENANDATANGANAN KONTRAK KERJA SAMA PENGEMBANGAN PESAWAT N219 LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN) DENGAN PT DIRGANTARA INDONESIA (Persero
25 Feb 2014 • Dibaca : 62193 x ,

Jakarta, Selasa 25 Februari 2014 – Komunikasi PTDI – LAPAN
Pada hari ini, Selasa tanggal 25 Pebruari 2014 telah berlangsung penandatangan Kontrak Kerjasama antara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dengan Lembaga Antariksa Dan Penerbangan Nasional (LAPAN). Penandatanganan kerjasama antara kedua pihak masing-masing ditandatangani oleh Dirut PTDI, Budi Santoso dan PPK LAPAN, M. Fakhrur Rosyidi.
Kerja sama ini khususnya tentang pembiayaan pesawat N219. N 219 merupakan pesawat baru yang sepenuhnya dirancang oleh putera-puteri Indonesia. Pesawat ini merupakan pesawat regional komuter yang dirancang dan akan diproduksi PTDI. 
Pesawat N 219 berkapasitas 19 tempat duduk dan sebagai salah satu pilihan setelah pesawat Twin Otter memasuki fase grounded. Pesawat ini dapat lepas landas dalam jarak pendek, mudah dan sederhana dalam perawatan, konfigurasi dapat diubah secara cepat, biaya operasi rendah basic sertifikasinya CASR 23 dan ditenagai sepasang mesin (engine) PT6A-42 masing-masing 850 daya kuda (shp).
Pada saat ini N 219 sudah diselesaikan dalam tahap preliminary design dan akan memasuki detail design, kemudian akan memasuki pembuatan part dan komponen. Selanjutnya integrasi pesawat dijadwalkan pada tahun 2015 ditandai dengan roll out pesawat pertama. N 219 akan terbang perdana (first flight) pada tahun 2016 mendatang. 
Dalam pernyataannya Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia mengatakan bahwa “penandatangan ini merupakan awal sejarah baru sebagai sinergi antar lembaga dalam mendukung kemajuan industri dirgantara di Indonesia.
Disisi lain PPK LAPAN, Fakhrur mengatakan bahwa “rancang bangun pembuatan N219 ini sangat penting sebagai alat pemersatu bangsa di bidang transportasi udara dan sebagai bukti kemampuan putera-puteri bangsa dalam menguasai dan mengembangkan teknologi pesawat terbang”. 
Tentang N-219
N-219 adalah pesawat multi fungsi bermesin dua yang dirancang oleh PT Dirgantara Indonesia dengan tujuan untuk dioperasikan di daerah-daerah terpencil. Pesawat ini dirancang untuk mengangkut penumpang maupun kargo. Pesawat yang dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23 ini dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu yang fleksibel.
Pesawat ini memiliki kapasitas 19 penumpang dan dilengkapi dengan dua mesin, masing-masing berkekuatan 850 shaft horse power (shp) serta ditargetkan bisa melayani kebutuhan penerbangan perintis untuk menghubungkan wilayah-wilayah terpencil.

N219 mampu lepas landas dan mendarat dalam jarak pendek (short take of landing) sekitar 500 – 600 meter saja yang ada di daerah-daerah pegunungan dan, pulau-pulau kecil. Pesawat ini juga dilengkapi dengan alat bantu sehingga mampu lepas landas dan mendarat di bandara-bandara perintis dengan peralatan minimal..
Fitur Utama
• Fungsi: angkut penumpang dan kargo (Multi fungsi, dapat dikonfigurasi ulang)
• Kapasitas: 19 Penumpang 
• Lepas landas dan mendarat: jarak pendek/STOL (600 m) 
• Biaya operasional: rendah
• Mesin: PT6A-42/GE H85 dengan 2 x 850 Shp


Unjuk Kerja dan Berat
• Max. Cruise Speed : 210 Kts
• Max. Range @ available Payload : 831 nm
• Stall Speed : 59 Kts
• Takeoff Distance (MTOW, ISA, SL) : 426 m
• Landing Distance (MLW, ISA, SL) : 484 m
• Max. Takeoff Weight : 7,030 kg
• Operating Empty Weight : 4,305 kg
• Maximum Payload : 2,318 kg
• Useful Load : 2,750 kg
• Max. Fuel Capacity (6.75 lbs/gal) : 1,588 kg
• Available Payload w/Max Fuel : 1,157 kg
• Cruise Altitude : 10,0000 ft
• Max. Ceiling Altitude : 24,000 ft
Mesin Penggerak
• Engine : PTA6A-42/GE H85
• Take off Power : 2 x 850 SHP
• Propeller : 4 Blades
Basis Sertifikasi
• CASR 23 Commuter Category
Tentang PT Dirgantara Indonesia

Lokasi pabrik pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) terletak Bandung, Indonesia. Produk utama perusahaan ini adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa. Pabrik perakitan PTDI memproduksi berbagai jenis pesawat CN235 dengan type certificate untuk penumpang sipil, kargo, pembuat hujan, transportasi militer, patroli maritim dan pengawasan. Selain itu PTDI memproduksi dibawah lisensi pesawat NC212-200, NAS332 Super Puma dan NBell412. PTDI telah memproduksi lebih dari 340 pesawat terbang dan helikopter untuk 49 operator sipil dan militer. PTDI memanufaktur dan memproduksi bagian-bagian, komponen-komponen, tools dan fixtures untuk pesawat Airbus A320/321/330/340/350/380, untuk Eurocopter EC225 dan EC725, untuk pesawat Airbus Military CN235/C212-400/C295. Untuk perawatan pesawat, PTDI melayani jasa pemeliharaan, overhaul, perbaikan, alterasi, kustomisasi dan dukungan logistik untuk CN235 berbagai seri, Bell412, BO-105, NC-212-100/200, NAS332 Super Puma, B737-200/300/400/500, A320, Fokker100 dan Fokker27. Enjinering PTDI melayani jasa rekayasa dan analisa serta flight simulators. PTDI adalah badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976.
Tentang Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan)

Lapan adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang berkedudukan di bawah presiden dan bertanggung jawab kepada presiden melalui Menteri Negara Riset dan Teknologi. Lapan bertugas melaksanakan penelitian dan pengembangan kedirgantaraan dan pemanfaatannya.
Lapan memiliki visi yaitu mewujudkan kemandirian dalam iptek penerbangan dan antariksa untuk meningkatkan kualitas kehidupan bangsa. Guna mewujudkan visi tersebut, Lapan memiliki misi yaitu memperkuat pelaksanaan pembinaan, penguasaan, dan pemanfaatan di bidang teknologi roket, satelit, penerbangan, penginderaan jauh, sains atmosfer, sains antariksa, dan kebijakan kedirgantaraan. Lapan juga memiliki misi dalam meningkatkan pemanfaatan hasil litbang untuk pembangunan nasional.

Narahubung:
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Ir. Jasyanto, MM. (Hp. 081286287632)
Manager Hukum dan Humas, Irland Budiman (Hp. 08112038230)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL