Kompetensi Utama

Layanan


Siap-siap Saksikan Gerhana Bulan Total!
Penulis Berita : Pussainsa/Farah • Fotografer : • 08 Oct 2014 • Dibaca : 155780 x ,

Gerhana bulan akan terlihat di Indonesia pada Rabu, 8 Oktober 2014. Gerhana ini dapat diamati dari daerah ujung timur Indonesia, Asia Timur, Oseania, Amerika Utara dan Selatan.

Berikut adalah gambar wilayah yang dapat menyaksikan Gerhana Bulan. Peta Bumi yang menunjukkan lokasi daerah yang dapat mengamati gerhana bulan total pada 8 Oktober 2014. Dalam peta tersebut, tampak bahwa tidak semua babak gerhana teramatidari Indonesia. Indonesia Timur memiliki peluang pengamatan gerhana dengan durasi maksimal. -sumbergambar: http://eclipse.gsfc.nasa.gov/



Berikut merupakan proses Gerhana Bulan Total (GBT) 8 Oktober 2014:
- Piringan bulan memasuki penumbra Bumi pada pukul 08.15 UT (15.15 WIB).
- Gerhana parsial mulai pada pukul 09:14 (16:24 WIB).
- Gerhana total berlangsung mulai pukul 10:25 UT (17:25 WIB), dan saat maksimum dicapai pada pukul 11:24 (18:12 WIB).
- Gerhana total berakhir pada pukul 12:34 (19:34 WIB), dan seluruh gerhana selesai pada pukul 13:33 UT (20:33 WIB). (seperti pada gambar berikut).



Tahapan Gerhana Bulan Total yang dimulai pukul 08.15 UT (15.15 WIB) dan berakhir pukul 13.33 UT (20.33 WIB). - sumbergambar: http://eclipse.gsfc.nasa.gov/

Gerhana ini merupakan anggota ke-42 dari seri Saros ke-127. Keistimewaan gerhana kali ini yaitu ukuran piringan bulan yang relatif besar, yakni 32.7 menit busur. Hal ini terjadi karena Bulan baru saja melintasi titik terdekatnya dengan Bumi.
Namun, bagi pengamat di Indonesia, gerhana terjadi ketika Bulan terbit dari ufuk timur. Dengan kondisi ini, pengamat di Indonesia bagian barat tidak dapat mengamati kontak pertama piringan Bulan dengan umbra Bumi. Ketinggian Bulan yang amat rendah tidak mendukung pengamatan fotometri karena ekstingsi atmosfer yang amat tinggi ketika objek berada dekat dengan horison. Karena itu, pemilihan lokasi pengamatan di Indonesia bagian timur merupakan solusi terbaik untuk melakukan pengamatan fotometri gerhana bulan.

Pada kesempatan ini, tim ekspedisi gerhana dari Pusat Sains Antariksa Lapan, akan melakukan pengamatan GBT di Biak, Papua dan Bandung. Ekspedisi di Biak akan melakukan pengamatan fotometri Gerhana Bulan dan Imaging seluruh babak gerhana. Sementara itu tim di Bandung akan melakukan back up imaging dan live streaming gerhana Bulan yang rencananya akan disiarkan langsung di youtube. Instrumen yang digunakan untuk pengamatan dan penelitian ini antara lain seperangkat teleskop, detector berupa CCD dan kamrea DSLR, serta laptop dan software pengontrolnya.

Pengamatan gerhana bulan ini untuk kepentingan penelitian ilmiah dan pemasyarakatan fenomena antariksa atau astronomi. Tujuan pengamatan ini yaitu sebagai berikut:
- Mendapatkan data fotometri pita lebar untuk menentukan profil bayang-bayang Bumi saat Gerhana Bulan Total.
- Mendapatkan citra gerhana bulan yang meliputi berbagai babak gerhana, dari kontak umbra awal hingga kontak penumbra akhir.
- Mempublikasikan pengamatan langsung melalui live streaming.
- Melakukan popularisasi fenomena gerhana bulan total kepada masyarakat, khususnya pelajar yang ada di sekitar lokasi pengamatan di Biak.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL