Kompetensi Utama

Layanan


Manfaatkan Karet dalam Roket, Lapan dan PT RPN Bersinergi
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Humas/Meg • 16 Oct 2014 • Dibaca : 14127 x ,

Sekretaris Utama Lapan dan Direktur Pusat Penelitian Karet PT RPN berjabat tangan usai menandatangani naskah kerja sama.

Karet ternyata merupakan bahan yang dapat digunakan dalam roket. Hal inilah yang mendasari Lapan dan PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menandatangani naskah kerja sama untuk memajukan peroketan nasional. Naskah ditandatangani oleh Kepala Lapan yang diwakili Sekretaris Utama Lapan, IL Arisdiyo, dan Direktur Utama PT RPN yang diwakili Direktur Pusat Penelitian Karet, Dr. Chairil Anwar di kantor pusat Lapan, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/10).

Kerja sama ini melingkupi bidang Penelitian, Pengembangan, Perekayasaan dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bahan Alam dan Sintetik untuk Kedirgantaraan serta Pemanfaatan Teknologi Dirgantara untuk Bidang Perkebunan. Teknis kerja sama melibatkan Pusat Penelitian Karet (Puslitkaret) PT RPN. Secara teknis, kerja sama kedua instansi mencakup Penggunaan Karet Ethylene Propilene Diene Monomer (EPDM) sebagai Material Insulasi Termal pada Motor Roket Berbahan Bakar Padat. Perjanjian kerja sama penggunaan karet tersebut ditandatangani oleh Kepala Biro Kerjasama dan Humas Lapan dan Direktur Pusat Penelitian Karet PT RPN.

Insulasi termal adalah material atau proses atau metode yang berguna untuk mengurangi laju perpindahan panas. Wahana antariksa, termasuk roket, membutuhkan insulasi. Untuk dapat meluncur sempurna, roket memerlukan suhu 3.000 derajat Celcius. Pembakaran dengan suhu tinggi seperti itu dapat berakibat fatal apabila sistem isolasi termal tidak bekerja dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan material karet atau polimer yang mampu menghambat penjalaran panas pada saat pembakaran.


Selain PT RPN dan Puslitkaret, Lapan juga memperbarui dalam acara penandatanganan kerja sama tersebut, Lapan juga akan memperbarui kerja PT Dahana. Kerja sama di bidang peroketan dengan PT Dahana tersebut telah berlangsung sejak 2012. Saat ini, lingkup kerja sama diperluas, yang semula Pemanfaatan dan Pengembangan Sumber Daya Teknologi Peroketan menjadi Penelitian, Pengembangan, Perekayasaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Teknologi Peroketan. Naskah kerja sama ditandatangani oleh Sekretaris Utama Lapan dan Direktur Teknologi Pengembangan PT Dahana, Heri Heriswan

Dalam acara tersebut, Lapan juga menandatangani kerja sama dengan Universitas Negeri Malang. Kerja sama tersebut meliputi pemanfaatan dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kedirgantaraan. Naskah kerja sama keduanya ditandatangani oleh Kepala Lapan yang diwakili Sekretaris Utama dan Rektor Universitas Negeri Malang yang diwakili Wakil Rektor IV, Dr. I Wayan Dhasna.

Sekretaris Utama Lapan, dalam sambutannya mengatakan kerja sama ini merupakan momentum penting dalam upaya sinergitas antar instansi. “Kerja sama ini merupakan sinergi berbagai instansi dalam bidang peroketan. Sinergi ini akan sangat bermanfaat bagi kegiatan penelitian dan pengembangan di Lapan. Selain itu, sinergi ini akan mendukung keterpaduan nasional yang berguna bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa,” ujarnya.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL