Kompetensi Utama

Layanan


Mitigasi Bencana, UAV Lapan Pantau Puncak Merapi dan Sungai Gendol
Penulis Berita : Humas/Meg, Sumber: Pustekbang • Fotografer : dok. Pustekbang • 23 Oct 2014 • Dibaca : 35489 x ,

Kondisi puncak Gunung Merapi (kiri) dan kondisi Sungai Gendol (kanan)

Pesawat tanpa awak atau UAV sangat cocok untuk mitigasi bencana, terutama dalam pemantauan wilayah-wilayah yang rawan bencana. Untuk itu, Grup Riset Diseminasi UAV melaksanakan pemotretan ulang Gunung Merapi di Yogyakarta pada 17-18 Oktober. Pemotretan dilakukan dengan menggunakan pesawat tanpa awak Lapan, LSU 01.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pusat Teknologi Penerbangan Lapan, Grup Riset Satelit dan Kedirgantaraan Universitas Gadjah Mada (UGM), serta Pusat Studi Bencana Alam. Pemotretan meliputi puncak Gunung Merapi dan kondisi terkini Sungai Gendol dari Hulu hingga Hilir.

Dari hasil pemotretan tersebut, terlihat terdapat lava di sekitar puncak Gunung Merapi. Terlihat dinding sebelah timur puncak gunung semakin menipis dan terdapat guguran batuan di hulu rekahan sehingga menyebabkan tumpukan lava. Dengan demikian, diperlukan kewaspadaan menjelang musim penghujan.

Dari foto udara tersebut juga terlihat kondisi Sungai Gendol yang penuh dengan kegiatan penambangan pasir. Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian karena adanya ribuan truk dan banyaknya alat berat di hilir sungai tersebut akan menyulitkan saat evakuasi ketika gunung meletus.

Pengamatan Gunung Merapi ini bertujuan untuk mitigasi bencana dan penguasaan teknologi yaitu operasi UAV, kendali, dan sistem muatan. Selain itu pengamatan ini juga merupakan bentuk kerja sama antara Lapan dengan FMIPA UGM dalam pengembangan teknologi UAV.

Ini adalah pengamatan Gunung Merapi yang kedua sejak 2011. Kegiatan ini ditujukan untuk membuat sistem pemantauan berbasis teknologi dirgantara, terutama dengan menggunakan pesawat tanpa awak, yang didesikasikan untuk kebencanaan. Pengamatan dengan UAV Lapan selama ini telah menunjukkan hasil yang cukup dapat menjadi bahan mitigasi bencana. Hasil pengamatan tersebut juga dapat digunakan dalam manajemen prediksi bencana serta pengelolaan lingkungan.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
Indo Defence 2016: LAPAN Tampilkan UAV
03 Nov 2016
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Indonesia (LAPAN) menampilkan UAV LSU-02, LSU-03 dan LSA-05 untuk pertama kalinya di Indo Defence 2016, pameran diadakan di Jakarta 2-5 November. UAV telah dirancang untuk…
Indo Defence 2016: LAPAN pamerkan pesawat tanpa awak
02 Nov 2016
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menampilkan LSU-02, LSU-03 dan LSU-05 nya pesawa tanpa awak untuk pertama kalinya di Indo Defence 2016, pameran diadakan di Jakarta 2-5 November.UAV telah dirancang…
Pengembangan Iptek Penerbangan dan Antariksa Menuju Indonesia Maju dan Mandiri
28 Mar 2016
Dua teknologi yang saat ini tidak bisa lagi ditinggalkan dalam kehidupan manusia modern…

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL