Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN SIAP WUJUDKAN QUICKWIN NAWA CITA
Penulis Berita : • Fotografer : • 06 Nov 2014 • Dibaca : 56579 x ,

Kepala Lapan menyerahkan Citra Satelit Pulau Terluar kepada Menristek dan Dikti

Kunjungan Kerja Menristek Dikti ke Lapan

Belum genap sebulan sejak pelantikan, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Prof. Drs. H. Muhamad Natsir M.Si. Akt, Ph.D., didampingi Sekretaris Menristek Dikti, Ir.Hari Purwanto, MSc, DIC., melakukan kunjungan kerja ke LAPAN Pusat, Rawamangun, Jakarta, Rabu (05/11). Kunjungan ini mendapat sambutan baik dari Kepala Lapan beserta jajaran struktural di bawahnya.

Dalam sambutannya, Kepala Lapan, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin menjelaskan mengenai program kerja Lapan dan infratruktur yang menggerakannya. Program kerja Lapan selaras dengan Nawa Cita (Sembilan program prioritas presiden). Dalam visi dan misinya, Lapan merupakan pusat unggulan penerbangan dan antariksa guna mewujudkan Indonesia yang maju dan mandiri.

Dengan sumberdaya yang dimiliki Lapan beserta fasilitas yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Indonesia bagian barat hingga Indonesia bagian timur, Lapan ingin berperan serta aktif dalam penelitian dan pengembangan di bidang kedirgantaraan dan keantariksaan. Hal tersebut tertuang dalam empat kompetensi yang menjadi keunggulan Lapan. Empat kompetensi tersebut meliputi Sains Antariksa dan Sains Atmosfer, Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Pemanfaatan Penginderaan Jauh, dan Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa. Keempat program unggulan Lapan tersebut berjalan dengan penggerak kegiatan penerbangan dan antariksa yang menjadi satu kesatuan.

Ia meyakini Lapan siap mewujudkan program percepatan (quick wins) yang selaras dengan Nawa Cita dalam bentuk, Dukungan teknologi penginderaan jauh untuk inventarisasi potensi kemaritiman, khususnya pelayanan informasi zona penangkapan ikan dan potensi budidaya dan pariwisata bahari, Dukungan teknologi penerbangan pesawat tanpa awak (UAV/drone) untuk mendukung pengamanan laut dari pencurian ikan, Dukungan informasi sains antariksa untuk mendorong parawisata dengan informasi rinci peristiwa alam yang menarik wisatawan internasional, misalnya gerhana matahari total 9 Maret 2019 yang pemasarannya harus dimulai saat ini.

Pada kunjungan ini, Menristek Dikti, mengajak Lapan untuk terus berperan dalam pengembangan industri strategis. Dengan adanya industri strategis, ia berharap ke depan akan ada pemenuhan kebutuhan akan hasil riset LAPAN. Pengembangan program N-219 diharapkan dapat menghasilkan suatu kualifikasi yang sesuai dengan ukuran internasional, ini penting karena Indonesia sebagai Negara maritim. N-219 sebagai pesawat yang dapat memenuhi kebutuhan antar pulau, mampu untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

“Bila diperhatikan ada penginderaan jauh dengan satelit, peluncuran roket, ke depan dapat di release suatu inovasi yang terus dapat dimanfaatkan masyarakat atau kementerian lain, kita perlu kerja keras untuk mendukung program Negara,” ajaknya. Penginderaan jauh, pemantauan kapal-kapal asing melalui satelit, merupakan progress yang luar biasa, hal ini perlu ditingkatkan dan pemanfatannya harus dapat diwujudkan dalam bentuk produk. Ia berharap, ke depan, apa yang dihasilkan LAPAN dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL