Kompetensi Utama

Layanan


ICARES 2014, Peneliti Berbagi Pengetahuan Teknologi Penerbangan dan Satelit
Penulis Berita : Humas/EN • Fotografer : Humas/Sdy • 14 Nov 2014 • Dibaca : 54040 x ,

Kepala Lapan memaparkan hasil litbang Lapan untuk mendukung program maritim pemerintah.

Kamis (13/11), Lapan menyelenggarakan The International Conference on Aerospace Electronics and Remote Sensing Satellite (ICARES) 2014. Kegiatan ini berlangsung pada 13 hingga 14 November di Sheraton Mustika Hotel, Yogyakarta.

Menurut Ketua Asosiasi Geosains and Remote Sensing Indonesia, saat membuka acara mengatakan bahwa teknologi satelit penginderaan jauh dan aplikasinya sangat penting untuk dikembangkan. Teknologi ini sangat diperlukan karena menjadi sarana para peneliti dan perekayasa untuk membangun satelit. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun jejaring dan berbagi pengetahuan bagi para peneliti yang bekerja di bidang aerospace electronics and remote sensing technology.

Kepala Lapan, saat menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut menyampaikan mengenai pemanfaatan teknologi penerbangan dan antariksa dalam memperkuat maritim Indonesia. Ia menjelaskan bahwa pada 2015, Lapan akan meluncurkan satelit eksperimen generasi kedua, yaitu Lapan A2. Satelit ini mengemban misi untuk memantau kapal-kapal yang melintas di perairan Indonesia karena memilki Automatic Identification System (AIS).

Thomas melanjutkan, sesuai dengan program pemerintah yakni pemanfaatan di bidang maritim, Lapan memiliki berbagai hasil litbang yang dapat mendukung program tersebut. Ia menyebutkan, penginderaan jauh dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan maritim. Misalnya, untuk mengetahui potensi kelautan, penginderaan jauh dapat memberikan informasi mengenai suhu permukaan laut serta jumlah klorofil dan plankton, guna penentuan Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI). Selain itu, penginderaan jauh sangat bermanfaat untuk pemantauan terumbu karang, hutan mangrove, dan budidaya ikan.

Di bidang penerbangan, Lapan memiliki berbagai litbang yang juga dapat mendukung kemaritiman. Thomas mengatakan, Lapan mengembangkan pesawat tanpa awak atau Lapan Surveilance UAV (LSU) dan Lapan Surveillance Aircraft (LSA). Ia menambahkan, Lapan juga memiliki fasilitas litbang di berbagai wilayah Indonesia yang dapat mendukung program kemaritiman. Fasilitas tersebut terdapat di Parepare, Jakarta, Bogor, Bandung, Pontianak, Watukosek, Kototabang, dan Biak.

ICARES dihadiri oleh peneliti dan perekayasa terkait satelit dari berbagai institusi dan industri baik dalam maupun luar negeri. Dalam kegiatan ini dibahas mengenai Teknologi UAV, satelit, dan aplikasi penginderaan jauh. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Lapan dengan Telkom University, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), Indonesian Section Joint Chapter of IEEE Aerospace Electronic, Vectronic Aerospace, dan ST Electronic.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL