Kompetensi Utama

Layanan


Satelit Pemetaan Pangan Akan Diluncurkan
Penulis : Pento Saudale • Media : beritasatu.com • 25 Nov 2014 • Dibaca : 32358 x ,

Bogor - Untuk pertama kalinya Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) luncurkan satelit rakitan anak negeri yang memiliki kemampuan remote sensing experimental untuk pemetaan di bidang pangan.

Kepala Pusat Teknologi Satelit Lapan, Suhermanto, Selasa (25/11) mengatakan satelit ini akan diluncurkan pertengahan tahun 2016 dengan menumpang satelit utama milik India. Menurut Suherman, Indonesia sebenarnya membutuhkan satelit sendiri untuk pengumpulan data serta pemantauan wilayah, termasuk untuk kebutuhan pangan.

Apalagi, wilayah Indonesia sangat luas. Saat ini, Indonesia masih menggunakan satelit milik asing untuk pengunduhan data dan pemetaan wilayah.

"Satelit milik asing pasti dirancang untuk kebutuhan dia sendiri. Kita yang menumpang, ya, tidak bisa dapat data sesuai yang kita perlukan secara lengkap. Misalnya ada bencana, kita tidak bisa minta arahkan satelit pantau di situ karena bukan milik kita," ujar Suhermanto. Dikatakan Suhermanto, selain kendala sumber daya manusia, pendanaan untuk membangun satelit sendiri juga masih menjadi kendala.

Satelit yang akan diluncurkan sendiri merupakan mikrosatelit kedua yang diluncurkan Lapan. Satelit pertama, yakni A2 bekerja sama dengan Orari dan belum memiliki fungsi seperti mikrosatelit A3 yang akan diluncurkan ini. Orbitnya berada di ekuatorial 6-8 derajat lintang utara. Normalnya, bisa empat kali sehari siang dan malam melintas. Namun, karena hanya berada di ekuatorial maka bisa sampai 14 kali.

Peluncuran satelit ini sendiri mengalami penundaan karena satelit utama yang akan ditumpangi (milik India), masih belum selesai dikerjakan. "Awal tahun depan baru akan kita kirim ke India. Pertengahan 2016 baru bisa diluncurkan," tuturnya. Satelit ini, lanjut Suhermanto merupakan satelit hasil rancangan dan rakitan anak bangsa yang diuji sendiri.

Sementara, Kepala Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IPB, Hefni Effendi mengatakan satelit yang akan diluncurkan ini memiliki kemampuan khusus untuk mengambil citra daratan maupun lautan. Satelit dirancang khusus untuk memantau dan mendata segala sesuatu yang berhubungan dengan ketersediaan pangan kita.

"Misalnya punya kemampuan memantau kapal-kapal laut untuk ditransmisikan ke bumi. Jadi ketahuan mana saja perairan kita yang dicuri," tuturnya. Tidak hanya itu, satelit ini juga memungkinkan untuk mengambil data yang bisa membantu memprediksi produksi panen, bencana, dampak bencana, kebakaran hutan, serta aplikasi lain yang berhubungan dengan pangan.

Sumber :
http://www.beritasatu.com/sains/228001-satelit-pemetaan-pangan-akan-diluncurkan.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL