Kompetensi Utama

Layanan


Jokowi Ingin Drone Awasi Perairan RI, LAPAN Punya Teknologinya
Penulis : Feby Dwi Sutianto • Media : Detik Finance • 27 Nov 2014 • Dibaca : 37217 x ,

Bogor -Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. Alhasil potensi pelanggaran batas wilayah hingga pencurian hasil laut Indonesia sangat tinggi.

Guna membantu pengamanan laut, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) membuat peralatan canggih. LAPAN sudah dan sedang mengembangkan pesawat tanpa awak atau program LAPAN Surveillance UAV (LSU). Setidaknya LAPAN telah merancang 5 tipe LSU yang bisa dipakai misi pengawasan laut.

"Dalam kampanye Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo), akan kembangkan drone. Kita sudah kembangkan itu (UAV)," kata Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin saat peringatan hari ulang tahun LAPAN ke-51 di Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/11/2014).

Tidak hanya pesawat tanpa awak, LAPAN juga berencana meluncurkan satelit A2 pada pertengahan 2015. Satelit yang memiliki kemampuan mengidentifikasi ribuan kapal di perairan Indonesia ini bakal dilengkapi peralatan Automatic Identification System (AIS).

Dengan teknologi satelit ini, serta dukungan satelit yang digandeng LAPAN, bisa dipakai untuk penginderaan jarak jauh atau foto satelit kapal-kapal yang masuk ke wilayah Indonesia.

"Bisa melihat kemampuan dari satelit untuk identifikasi kapal yang banyak terkait pencurian ikan. LAPAN juga kembangkan Automatic Identification System (AIS) melalui satelit," jelasnya.

Thomas memandang teknologi foto satelit alias penginderaan merupakan metode paling efektif mengawasi perairan laut Indonesia yang super luas.

"Penginderiaan jauh lebih efektif pakai satelit," terangnya.
(feb/hds)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL