Kompetensi Utama

Layanan


Pemerintah Alokasikan Rp 200 Miliar untuk Riset Pesawat N219
Penulis : 153/N-6 • Media : Suara Pembaruan • 21 Jan 2015 • Dibaca : 16383 x ,

Bandung (SIB)- Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengalokasikan anggaran Rp 200 miliar untuk riset pesawat N219. Produksi pesawat itu dilakukan oleh PT Dirgantara Indonesia didukung dengan riset dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir menyatakan, anggaran riset itu diturunkan dalam dua termin. Pertama yang sudah berjalan saat ini sebesar Rp 110 miliar. "Nanti ada tambahan Rp 89 miliar. Itu anggaran di LAPAN," ungkap Nasir seusai melakukan rapat koordinasi produksi N219 di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Selasa (20/1).

Nasir mengungkapkan, penyertaan modal untuk PT Dirgantara Indonesia baru akan dikucurkan apabila pesawat yang bisa menampung 19 penumpang tersebut sudah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Perhubungan. "Kita lihat modal kerja terhadap produksi N219. Setelah sertifikasi baru pindah ke PT Dirgantara Indonesia buat diproduksi. Kami sudah sampaikan agar PT Dirgantara Indonesia menghitung. Ini baru pertemuan awal," ujar Nasir.

Pemerintah menargetkan produksi pesawat itu sudah bisa memasuki tahapan roll-out (ditarik keluar dari hanggar) pada pertengahan tahun 2015 dan terbang pada akhir tahun 2015. "Target tahun 2016 sudah bisa produksi (untuk pesanan). Presiden minta semua kegiatan tahun 2017 sudah harus tercapai," papar Nasir.
Pesawat angkut ringan yang dapat lepas landas dalam jarak pendek ini, ungkap Nasir, punya potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Kebutuhannya untuk mengatasi kendala transportasi darat di daerah-daerah terpencil. "Ini akan jadi masa depan Indonesia ke depan terkait penerbangan dari kota ke kota, ke daerah terpencil seperti di Papua, Aceh, atau daerah lain. Kalau di darat bisa ditempuh perjalanan 10 sampai 12 jam dengan penerbangan maka bisa hanya 45 menit," terang Nasir.

Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso mengatakan, pesawat tersebut sangat potensial buat pasar penerbangan. Dia mengatakan sudah ada maskapai penerbangan nasional yang tertarik memesan pesawat N219. "Potensial market sudah ada. Ada Nuansa Buana Airlines, Lion Air, dan lain-lain," ujar Budi sembari menambahkan TNI Angkatan Laut tertarik menggunakan pesawat itu untuk mengganti pesawat lamanya.
Menurut Budi, pesawat yang dirancang oleh 150 insinyur dalam negeri tanpa melibatkan tenaga asing ini sudah hampir rampung desainnya. "Sudah mencapai 80 sampai 90 persen."

PT Dirgantara Indonesia memasang target pada bulan Agustus 2015 ini sudah bisa memasuki tahap roll-out, sehingga pemerintah dan masyarakat bisa melihat model pesawat itu secara utuh. "Kalau sudah terpasang (model) nanti dites selama 2 sampai 3 bulan sebelum terbang untuk tes avionic dan mesinnya," kata Budi tanpa mau memaparkan jumlah pesanan pesawat karena belum ada yang masuk tahapan kontrak jual beli. (SP/i)

Sumber :
http://sp.beritasatu.com/inovasi/pemerintah-alokasikan-rp-200-miliar-untuk-riset-pesawat-n219/75586








Related Posts
Asteroid lebih tinggi dari Menara Big Ben dekati bumi tidak berbahaya
24 Jul 2019
Jakarta (ANTARA) - Asteroid yang lebih tinggi dari Menara Jam Big Ben di London, Inggris, meluncur dengan kecepatan 19,17 km per detik melintas dekat bumi dengan jarak terdekat 219.375 mil…
Produksi Asli Indonesia : Pesawat N-219 Akhirnya Keluar Hanggar
11 Dec 2015
BANDUNG. - Pesawat N-219 akhirnya diperkenalkan kepada publik melalui kegiatan roll out (keluar hanggar). Sedianya pesawat ini akan diberi nama oleh Presiden Joko Widodo namun batal karena kepala negara berhalangan…
PT DI Perkenalkan N 219
10 Dec 2015
BANDUNG-LAPAN dan PT DI akhirnya berhasil memperkenalkan pesawat buatan anak negeri, N 219 kepada masyarakat dan pejabat negara, melalui kegiatan rolling out.Menkopolhukam Luhut B. Panjaitan datang mewakili presiden untuk meresmikan…
LAPAN Siapkan Rp 450 Miliar Untuk Bangun Pesawat
04 Nov 2015
BANDUNG - Untuk memproduksi pesawat CN 219, LAPAN dan PT DI sudah menyiapkan anggarannya. Setidaknya dari LAPAN telah disediakan anggaran miliaran rupiah.“Kami mempersiapkan dana sebesar Rp 450 miliar, sejak tahun…
SOLUSI MENTERI YUDDY AGAR PT. DI TIDAK UP AND DOWN
03 Nov 2015
BANDUNG - Dalam kunjungan kerja ke PT. Dirgantara Indonesia (DI), sabtu (31/10), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), mengatakan bahwa sudah sejak lama PT. DI yang sebelumnya bernama…
Setelah N219, PT DI dan Lapan bakal bikin N245 dan N270
03 Nov 2015
Merdeka.com - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) makin berambisi mengembangkan dan membuat pesawat produksi dalam negeri. Walau sertifikasi untuk pesawat N219 belum tuntas, PT DI sudah menyampaikan ambisinya mengembangkan pesawat…
Saran Menteri Yuddy agar PTDI Kembali Berjaya
03 Nov 2015
Liputan6.com, Jakarta - Akhir pekan kemarin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandy mengadakan kunjungannya ke PT Dirgantara Indonesoa (Persero) (PTDI) yang berlokasi di Bandung.Dalam kunjungannya tersebut, Yuddy…
Menristekdikti Dukung Hasil Riset LAPAN
05 Nov 2014
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Dalam kunjungannnya ke LAPAN M. Nasir disambut langsung oleh Kepala LAPAN, Thomas…
5 Fakta seputar pesawat N219 buatan anak negeri
26 Feb 2014
Merdeka.com - Industri penerbangan dan kedirgantaraan di Indonesia sudah berumur lebih dari setengah abad. Namun, kiprah dan cemerlangnya industri ini dikenal saat era kepemimpinan Presiden Soeharto. Saat itu Indonesia punya…
Setelah N219, PT DI dan Lapan bakal bikin N245 dan N270
25 Feb 2014
Merdeka.com - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) makin berambisi mengembangkan dan membuat pesawat produksi dalam negeri. Walau sertifikasi untuk pesawat N219 belum tuntas, PT DI sudah menyampaikan ambisinya mengembangkan pesawat…
Ini para pemesan pesawat N219 buatan PT DI dan Lapan
25 Feb 2014
Merdeka.com - PT Dirgantara Indonesia (PT KAI) bersama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menargetkan pesawat N 219 mengudara pada 2016. Itu artinya, pesawat buatan anak negeri tersebut ditargetkan lolos…
Lapan dan PT DI rakit roket canggih jarak tembak 100 Km
25 Feb 2014
Merdeka.com - Selain proyek kerja sama pembuatan pesawat, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) juga tengah mengembangkan proyek lain. Yaitu pembuatan roket canggih yang…
Lapan dan PT DI habiskan Rp 400 miliar kembangkan N219
25 Feb 2014
Merdeka.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menghabiskan anggaran sekitar Rp 400 miliar untuk pengembangan pesawat N219 bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Dana ini akan digunakan untuk dua…
Kemristek Luncurkan Pesawat Tanpa Awak
31 Jul 2013
Jurnas.com | KEMENTERIAN Riset dan Teknologi (Kemristek) akan memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-18 tahun 2013. Puncak peringatan Hakteknas tahun ini akan dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII)…

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL