Kompetensi Utama

Layanan


Serah Terima Data Satelit: Kebutuhan Citra Resolusi Tinggi Terus Meningkat
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Humas/Meg • 29 Jan 2015 • Dibaca : 42538 x ,

Deputi Bidang Penginderaan Jauh Lapan memaparkan mengenai data penginderaan jauh yang diberikan kepada sembilan instansi pemerintah.

Lapan menyerahkan data penginderaan jauh resolusi tinggi dan mosaik data penginderaan jauh resolusi menengah wilayah Indonesia kepada sembilan instansi pemerintah. Penyerahan data berlangsung di RuangTraining Kedeputian Penginderaan Jauh Lapan, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Data satelit tersebut yaitu citra SPOT-5 beresolusi 2,5 meter dan citra SPOT-6 dengan resolusi spasial 1,5 meter. Sementara itu, citra resolusi menengah yang akan diserahkan yaitu data dari satelit Landsat-7 dan Landsat-8. Kedua citra resolusi menengah ini telah diproses untuk menghasilkan mosaik citra bebas awan untuk seluruh wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Penginderaan Jauh Lapan, Dr. Orbita Roswintiarti, mengatakan bahwa serah terima data ini merupakan implementasi Undang-undang No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan dan Inpres No. 6 Tahun 2012. Ia menjelaskan, Lapan diamanatkan untuk menyediakan data penginderaan jauh beresolusi rendah, menengah, dan tinggi bagi seluruh instansi pemerintah. Data penginderaan jauh tersebut berlisensi pemerintah, dengan demikian kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dapat meminta data tersebut dari Lapan. Bahkan, untuk melengkapi data yang dimiliki, mulai Desember 2014, Lapan juga menerima citra satelit resolusi tinggi SPOT-7 dengan resolusi spasial 1,5 meter.

Dengan adanya lisensi pemerintah tersebut, maka pengadaan citra menjadi satu pintu di Lapan. Dengan demikian akan meningkatkan efisiensi anggaran negara untuk pengadaan citra, dan mencegah terjadinya duplikasi dalam pengadaan citra penginderaan jauh.

Ia menambahkan dengan adanya stasiun bumi Lapan di Parepare, Sulawesi Selatan, dan Rumpin, Jawa Barat, maka data yang dimiliki Lapan menjadi lebih banyak sehingga mampu menghasilkan mosaik citra bebas awan untuk seluruh wilayah Indonesia dengan menggunakan data satelit Landsat-7 dan Landsat-8.

Saat ini kebutuhan citra satelit beresolusi tinggi semakin meningkat. Orbita menjelaskan, bahkan kini kebutuhan data penginderaan jauh hingga resolusi di bawah 60 centimeter. Hal ini disebabkan, adanya kebutuhan citra yang semakin detail dan untuk membuat peta berskala 1: 2500 bahkan hingga skala 1:1000. Data SPOT-6 yang ada, baru mampu mendukung untuk pembuatan peta skala 1:5000.

Instansi yang menerima data satelit tersebut yaitu Badan Informasi dan Geospasial, Badan Pengelola REDD+, Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Keungan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Pusat Satatistik, dan Pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Orbita mencontohkan pemanfaatan citra satelit Lapan yang dilakuka oleh instansi-instansi tersebut. Citra satelit yang tersebut antara lain bermanfaat dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), pembuatan peta pertanahan, pembuatan peta tata batas kawasan hutan, pemantapan peta kawasan hutan, pembuatan peta lahan baku sawah, perencanaan lahan pertanian, pemetaan irigasi, deteksi dan pemantauan daerah pertambangan, serta pembuatan blok sensus.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL