Kompetensi Utama

Layanan


Lapan Ikuti Pameran Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-20 dan Kongres ke-6 MAPIN
Penulis Berita : Humas/SA • Fotografer : Humas/SA • 09 Feb 2015 • Dibaca : 43139 x ,

Peserta Kongres MAPIN mengunjungi gerai pameran Lapan.

Lapan mengikuti pameran Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-20 dan Kongres ke-6 Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN) pada 5 hingga 6 Februari 2015 di Kampus IPB Dramaga, Bogor. Dalam pameran ini, Lapan menampilkan hasil-hasil penelitian dan pengembangan penginderaan jauh (inderaja) dan pemanfaatannya untuk perencanaan wilayah, pengelolaaan daerah aliran sungai dan mitigasi bencana alam.

Dari aspek teknologi dan data penginderaan jauh, Lapan menampilkan informasi kebijakan penyediaan dan distribusi data penginderaan jauh dengan lisensi pemerintah Republik Indonesia. Melalui sistem Bank Data Pengideraan Jauh Nasional (BDPJN), instansi pemerintah pusat/daerah, TNI dan Polri bisa melihat katalog data inderaja resolusi rendah, menengah dan tinggi. Selain itu, mereka bisa memesan data yang diperlukan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Kemudian, pengunjung pameran bisa melihat informasi mengenai otomatisasi penerimaan data landsat 8 di Stasiun Bumi Rumpin, Bogor. Beberapa kelebihan dari sistem otomatisasi ini adalah kecepatan penerimaan data sehingga meningkatkan efisiensi dan meminimalikan aspek human error. Selain itu, sistem ini juga dapat dimonitor dengan baik serta mampu menerima data pada kondisi malam hari.

Dalam pameran, Lapan juga menampilkan informasi pemanfataan data penginderaan jauh untuk sumber daya wilayah darat yang meliputi pertanian, tata ruang, kehutanan, sumber daya air dan perkebunan. Untuk sumber daya wilayah pesisir dan laut, pengunjung bisa melihat informasi berbasis data citra satelit yang disediakan Lapan terkait informasi pulau kecil terluar, mangrove, dan terumbu karang. Sebagai contoh perencaan wilayah memakai citra satelit, Lapan menampilkan citra Kota Pontianak, Kalimantan Barat, serta hasil akusisi dan pengolahan data Landsat 8.

Terkait dengan pemanfaatan data penginderaan jauh untuk mitigasi bencana, Lapan menampilkan hasil analisis bencana longsor di Banjarnegara. Analisis menggunakan dua citra satelit Pleiades untuk menggambarkan perbedaan sebelum dan setelah bencana longsor.

Dari aspek teknologi penerbangan, Lapan menambah wawasan pengunjung atas penggunaan teknologi pesawat tanpa awak (UAV/drone) untuk penginderaan jauh. Lapan Surveillance UAV (LSU) mampu menjadi sarana alternatif untuk pemantauan dan pemetaan yang bebas awan. Selain itu, Lapan juga menampilkan informasi tentang operasi dan pemanfaatan pesawat Lapan Surveillance Aircraft (LSA) dan Cessna 206 PK-LPN untuk berbagai keperluan.

Pameran ini diikuti instansi terkait penginderaan jauh baik pemerintah maupun swasta.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL