Kompetensi Utama

Layanan


Menko Kemaritiman, BPPT dan LAPAN Lanjutkan Program Satelit Penginderaan Jauh
Penulis : Ani Nursalikah • Media : Republika online • 11 Feb 2015 • Dibaca : 35374 x ,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto dan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin sepakat melanjutkan program satelit penginderaan jauh milik sendiri yang akan diberi nama Indonesian Satellite (INASAT).

Dalam pertemuan ketiganya di Jakarta, Selasa(10/2), ketiganya sepakat melanjutkan dengan menghimpun kemampuan nasional yang sudah dikuasai saat ini. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo dalam pernyataan persnya mengatakan penerapan teknologi penginderaan jauh di Indonesia saat ini sudah semakin luas.

Penginderaan jauh telah digunakan untuk penanganan kebakaran hutan, banjir, perencanaan wilayah provinsi, kabupaten, kota, penindakan penangkapan ikan ilegal, dan pemantauan terumbu karang, oseanografi dan hidrografi.

Di bidang penguasaan teknologi stasiun bumi satelit penginderaan jauh, telah dibangun Stasiun Bumi Satelit di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, di BMKG Jakarta dan di INDESO, Perancak, Bali Selatan. Kemampuan membangun satelit telah dikuasai LAPAN dengan hadirnya Satelit Mikro Penginderaan Jauh, yang diberi nama Satelit LAPAN A-1.

Satelit tersebut sudah beroperasi selama lima tahun dari target beroperasi tiga tahun. Indroyono akan segara menggelar rapat koordinasi tingkat menteri untuk mendengarkan paparan program INASAT untuk kebijakan pemerintah selanjutnya.

Program pembangunan satelit penginderaan jauh nasional karya anak bangsa perlu segera direalisasikan untuk mewujudkan visi Presiden Jokowi “Membawa Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia”. Wilayah Indonesia yang luas daratannya mencapai 1,9 juta kilometer persegi dan lautan mencapai 5,8 juta kilometer persegi membutuhkan sarana teknologi satelit untuk pemantauan.

Sumber :
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/02/11/njlkpw-menko-kemaritiman-bppt-dan-lapan-lanjutkan-program-satelit-penginderaan-jauh










Related Posts
LAPAN Berencana Luncurkan Satelit Bikinan Dalam Negeri
08 May 2014
108Jakarta.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengaku mempunyai mimpi 25 tahun ke depan. Mereka bermimpi mempunyai satelit nano mikro, satelit penginderaan jauh, satelit operasional, satelit komunikasi sendiri. Serta…
LAPAN Proyeksikan Satelit Bikinan Dalam Negeri
08 May 2014
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengaku mempunyai mimpi 25 tahun ke depan. Mereka bermimpi mempunyai satelit nano mikro, satelit penginderaan jauh, satelit operasional, satelit komunikasi sendiri.…
INDONESIA KEMBALI JADI TUAN RUMAH ASIAN CONFERENCE ON REMOTE SENSING (ACRS)
30 Oct 2013
Bali, Lapan.go.id – Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Asian Conference On Remote Sensing (ACRS). Konferensi ini diselenggarakan pada tanggal 20 hingga 24 Oktober 2013 bertempat di Discovery Kartika Plaza…
Pengelolaan Perbatasan Harus Komprehensif
19 Sep 2013
Jakarta, Lapan.go.id – Indonesia memiliki lebih dari 81.000 kilometer garis pantai dan memiliki bentangan wilayah yang sama panjangnya seperti dari London, Inggris, hingga Iran. Wilayah Indonesia yang luas dan kompleks…

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL