Kompetensi Utama

Layanan


3 Universitas – LAPAN Jalin Kerjasama
Penulis : tety • Media : Pos Sore • 19 Feb 2015 • Dibaca : 39913 x ,

JAKARTA (Pos Sore) — Tiga universitas menjalin kerjasama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN). Kerjasama ini ditandatangani Wakil Rektor IV bidang Kemahasiswaan Universitas Telkom, Dr. M Yahya Arwiyah, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Urusan Internasional Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Dr. Sarbiran, dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Udayana Prof. Ir. I Wayan Redana, M ASc.

“Perjanjian kerja sama dengan Universitas Telkom di bidang pengembangan satelit nano atau piko. Satelit nano/piko ini bernama Tel-USAT yang dirancang untuk komunikasi dan mengamati benda di atas permukaan bumi. Lapan berkontribusi dalam merancang, mengembangkan, dan menguji satelit tersebut,” Kepala LAPAN, Prof. Thomas Djamaluddin, menjelaskan, di kantor LAPAN, Jakarta, Rabu (18/2).

Selain itu, Lapan membantu teknis peluncuran satelit tersebut. Kerja sama ini akan berlangsung hingga tahun 2020. Tel-USAT akan menggunakan fasilitas uji laboratorium subsistem satelit yang dimiliki Pusat Teknologi Satelit Lapan. Setelah satelit tersebut beroperasi, Lapan membina dan mendampingi Universitas Telkom dalam bidang pengolahan sinyal citra satelit, aspek legalitas, dan regulasi sistem satelit tersebut.

Thomas mengatakan, umumnya perguruan tinggi mengembangkan satelit nano yang beratnya di bawah 10 kilogram. Sedangkan satelit Piko lebih kecil dari nano dengan berat di bawah 5 kg. Satelit piko lebih sering disebut satelit kaleng, karena ukurannya memang seukuran kaleng. Satelit ini untuk eksperimen bagaimana satelit dipancarkan.

Walau kecil, namun misi pihak perguruan tinggi cukup mulia, yaitu sebagai pemantauan kondisi permukaan Indonesia seperti kemaritiman dan kehutanan. Tiap satelit itu berbeda-beda misinya, sehingga Lapan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak universitas. Namun, perangkat penting yang jelas adalah kamera bisa kamera optik atau sensor radar yang bisa menembus awan.

Lapan berperan sebagai pembimbing eksperimen dan memberikan fasilitas uji laboratorium subsistem satelit di Pusar Teknologi Satelit Lapan. Lapan juga mendampingi dalam bisang pengolahan sinyal citra satelit, aspek legalitas, regulasi satelit, hingga waktu peluncuran,” lanjutnya.

“Satelit nano sebenarnya dapat kita kuasai dengan mudah, apalagi di dalamnya sudah ada unsur pendidikan, aspek aplikasi teknologi, dan penelitian lintas keilmuan seperti telekomunikasi, elektronika, energi surya, dan sebagainya. Pemanfaatan nano-satelit itu akan diaplikasikan untuk fungsi telekomunikasi di saat bencana alam dan pencegahan pencurian ikan,” paparnya.

Sementara itu, kerjasama dengan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta mencakup pemanfaatan dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kedirgantaraan. Terutama dalam pemanfaatan teknologi remote sensing pada Fakultas Perikanan. Kerjasama ini dasarnya untuk memperluas jaringan Lapan agar bisa mengetahui apa keperluan dan keinginan di masyarakat. Dengan begitu, lembaga ini dapat bermanfaat dan berpotensi membantu masyarakat secara luas.

Wakil Rektor IV bidang Kemahasiswaan Universitas Telkom, Dr. M Yahya Arwiyah, mengatakan, kerjasama ini bagian dari tridharma perguruan tinggi, yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat. Agar ada kemajuan, harus diisi dengan updating. “Kami memang sudah sering juga mengadakan kerjasama, terutama fokus pada teknologi nano satelit dan roket. Bimbingan dari peneliti Lapan memberikan pencerahan kepada kami. Apalagi 2 tahun lalu kami menjadi penyelenggara lomba roket,” tuturnya.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Urusan Internasional Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Dr. Sarbiran, menambahkan, tanpa kerjasama tidak akan terpacu untuk maju. Dengan kerjasama siapa pun yang terlibat, semakin lama semakin maju sehingga Ikut membantu kesuksesan pembangunan Indonesia.

Sumber : http://possore.com/2015/02/18/3-universitas-lapan-jalin-kerjasama/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL