Kompetensi Utama

Layanan


Penginderaan Jauh Penting Dalam Mitigasi Bencana
Penulis : tety • Media : Pos Sore • 19 Feb 2015 • Dibaca : 50994 x ,



BOGOR (Pos Sore) — Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Prof. Thomas Djamaluddin, mengatakan, penginderaan jauh saat ini berperan penting di berbagai bidang, terutama dalam memberikan informasi yang memerlukan mekanisme pemantauan yang teratur dan berkesinambungan. Pemanfaatannya diaplikasikan untuk pemantauan sumber daya alam, lingkungan, pertahanan, dan pertanian.

“Penginderaan jauh juga telah menjadi komponen yang penting dalam mitigasi bencana alam. Misalnya, saat meletusnya Gunungapi Sinabung, Kelud, dan Merapi beberapa waktu silam. Penginderaan jauh telah memberikan informasi yang aktual dalam manajemen bencana gunung meletus tersebut,” katanya usai membuka Pertemuan Masyarakat IlmiahTahunan (PIT) XX yang digelar Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN), di kampus IPB Bogor, Kamis (5/2).

Prof. Thomas menambahkan, penginderaan jauh sebagai upaya untuk memperoleh data permukaan bumi. Data penginderaan jauh diperoleh melalui satelit dan pesawat tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV).

“Kedua teknologi ini sangat efisien untuk pemantauan maupun perolehan data penginderaan jauh. Bagi Indonesia, teknologi ini memiliki peran yang penting dalam pengelolaan wilayah karena kemampuannya dalam memberikan informasi wilayah secara menyeluruh,” jelasnya dalam pertemuan bertema ‘Perkembangan Penginderaan Jauh di Indonesia dan Pemanfaatannya untuk Perencanaan Wilayah, Pengelolaan DAS, dan Mitigasi Bencana’,

Ia mengatakan, pertemuan itu sendiri bertujuan untuk pengembangan teknologi dan pemanfaatan data penginderaan jauh di Indonesia, khususnya dalam bidang perencanaan wilayah, pengelolaan daerah aliran sungai, dan mitigasi bencana. Ketiga bidang ini juga erat kaitannya dengan pembangunan kemaritiman Indonesia sesuai dengan visi Presiden RI. Itu sebabnya, Lapan ikut mendukung adanya pertemuan tahunan ini.

“Teknologi penginderaan jauh dengan menggunakan satelit sangat bermanfaat untuk pemantauan sumber daya alam di laut. Misalnya, untuk pemantauan terumbu karang dan perencanaan pendayagunaan laut untuk berbagai sektor seperti ekonomi dan pariwisata,” ujarnya.

Contoh lain pentingnya penginderaan jauh di bidang kelautan yaitu untuk memberikan informasi spasial pulau-pulau terluar. Indonesia yang memiliki belasan ribu pulau, keberadaan penginderaan jauh sangat penting yang dapat memetakan alam, lingkungan, tata ruang, dan potensi kebencanaan.

“Dalam UU No 21 tahun 2013 tentang Keantariksaaan, terkait penginderaan jauh, Lapan berfungsi sebagai penyedia penginderaan jauh. Di era Kabinet Kerja penggunaan teknologi penginderaan jauh sangat penting terkait denga rencana pembangunan infrastruktur, kereta listrik, dan tol yang tak hanya di Jawa, tetapi juga di Sumatera, Sulawesi, dan Papua.

Dalam mengelola bencana ini diperlukan teknologi penginderaan jauh. Seperti yang diperkirakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) perubahan iklim berdampak pada meningkatnya kebencanaan. Bencana alam, bencana banjir, bencana kebakaran hutan, dan bencana lainnya. Teknologi ini bisa mengurangi dampak bencana. (tety)

Sumber : http://possore.com/2015/02/05/penginderaan-jauh-penting-dalam-mitigasi-bencana/








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL