Kompetensi Utama

Layanan


Lapan Akan Terlibat dalam Kolaborasi Riset Internasional Years of the Maritime Continent
Penulis Berita : Humas/SA • Fotografer : Humas/SA • 03 Mar 2015 • Dibaca : 30141 x ,

Kepala Lapan dan Kepala BMKG saat membahas keterlibatan Lapan dalam kolaborasi riset internasional kemaritiman.

Lapan dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendiskusikan kolaborasi riset internasional Years of the Maritime Continent (YMC) yang akan diselenggarakan pada 2017-2018. YMC bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai cuaca dan iklim di benua maritim.
 
“Dalam kegiatan YMC, Lapan dapat terlibat dalam airborne activity untuk observasi atmosfer,” kata Kepala Lapan Prof. Dr. Thomas Djamaluddin saat menerima kunjungan BMKG ke Lapan, Senin (2/3). Kunjungan dipimpin oleh Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya dan diikuti jajaran pejabat terkait. Selain bidang penerbangan, Thomas menambahkan untuk pemantauan atmosfer juga bisa dilakukan melalui satelit.

“Luas Indonesia itu terdiri dari sepertiga daratan, dua per tiga perairan, serta tiga pertiga udara. BMKG memiliki 179 di seluruh penjuru Indonesia yang telah banyak memberi kontribusi pemantuan di darat. Untuk pemantauan di air dan udara, BMKG mengharapkan dukungan dan bantuan Lapan,” kata Andi.

Indonesia adalah negara terbesar yang berada di wilayah benua maritim. Para ahli meteorologi dan oseanografi menganggap benua maritim sebagai sumber energi terpenting di seluruh sistem sirkulasi global, yang mempengaruhi cuaca dan iklim global, regional, dan lokal. Namun, pada wilayah yang paling kompleks tersebut belum terdapat penelitian dan pengembangan komprehensif tentang cuaca dan iklim.

Indonesia akan merasakan manfaat dari kolaborasi riset internasional YMC. Kolaborasi ini, selain bisa meningkatkan kapasitas SDM, juga meningkatkan kapasitas iptek di bidang kebumian, kelautan dan atmosfer. Peningkatan kemampuan prediksi lautan dan atmosfer di wilayah Indonesia akan berdampak luas terhadap sektor pembangunan seperti pertanian, kelautan dan perikanan, perhubungan, energi dan sumber daya alam, serta penanggulangan bencana alam.

BMKG merupakan koordinator nasional pelaksanaan YMC dengan dukungan Kementerian Koordinator Kemaritiman. Secara internasional YMC didukung oleh World Meteorological Organization (WMO) dan World Climate Change Research Program (WCRP).

Dalam kunjungan BMKG tersebut, turut dibahas rencana kerja sama teknis kedua instansi dalam berbagai bidang. Usulan kerja sama baru antara lain mengenai penempatan peralatan magnetometer di stasiun BMKG Nunukan (Kalimantan Utara), Natuna (Kepulauan Riau), dan Pulau Weh (Aceh). Selain itu, dibahas juga usulan kerja sama Lapan dengan Puslitbang BMKG dan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG).


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL