Kompetensi Utama

Layanan


ISELION 2015 Bermanfaat bagi Ilmuwan Muda
Penulis Berita : Humas/ZK • Fotografer : Humas/ZK • 16 Mar 2015 • Dibaca : 37676 x ,

Peserta ISELION 2015 berfoto bersama saat pembukaan acara.

Lapan menyelenggarakan International School of Equatorial and Low Latitude Ionosphere (ISELION) 2015. Kegiatan ini berlangsung pada 16 hingga 20 Maret 2015.

Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan, Clara Yono Yatini, saat pembukaan acara di Gedung Assessment Center Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan, Jatinangor Sumedang, Jawa Barat, Senin (16/3), menjelaskan bahwa Indonesia memiliki banyak data ionosfer daerah ekuator dan lintang rendah. Data tersebut dapat dimanfaatkan oleh para peneliti muda di kawasan ASEAN dan sekitarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, ionosfer, merupakan lapisan penting di atmosfer bumi yang digunakan antara lain untuk navigasi dan komunikasi menggunakan satelit serta komunikasi radio. Ionosfer memiliki kerapatan plasma yang tinggi dengan tingkat gangguan yang juga tinggi. Hal tersebut disebabkan adanya turbulensi plasma serta gangguan arus medan listrik di dalamnya. Selain itu, ionosfer juga dipengaruhi kuat oleh radiasi matahari dan partikel-partikel yang terbawa oleh angin surya serta proses dinamika dan kimia yang bersumber dari atmosfer bawah.

Kondisi tersebut berpotensi kuat menggangu operasional teknologi berbasis setelit dan gelombang radio. Ini terjadi karena gelombang radio yang dipancarkan dari satelit di angkasa menuju ke penerima di bumi dipengaruhi oleh ion dan elektron yang terkandung di lapisan ionosfer. ISELION 2015 diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para ilmuwan muda Indonesia dan negara-negara tetangga lainnya dalam bidang sains antariksa.

Kepala Lapan, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, dalam sambutannya berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas penelitian Indonesia di bidang sains antariksa khusunya mengenai ionosfer. Ia juga berharap, ISELION 2015 akan memperkuat hubungan sesama peneliti baik nasional maupun internasional. Dalam sambutannya, Kepala Lapan turut memaparkan mengenai landasan kegiatan keantariksaan di Indonesia yang mengacu pada Undang-undang No. 21 Tahun 2013 tentang keantariksaan dan rencana kegiatan litbang Lapan hingga 2025.

ISELION 2015 diikuti oleh 40 peserta dengan latar belakang sains. Sebanyak 15 peserta diantaranya berasal dari luar negeri, yaitu Indian Institute Geomagnetism, Helwan University, National Central University Taiwan, University of Technology MARA, Center of the Earth Remote Sensing Space System Kazakstan, University of San Carlos ANGKASA, Malaysia, University of Teknologi Malaysia, CSIR, National Physical Laboratory, New Delhi, India , dan Ho Chi Mint City Research, Vietnam. Selain dari Lapan, peserta Indonesia juga berasal dari berbagai Institusi penelitian dan Perguruan Tinggi antara lain BMKG, ITB, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Cendrawasih, dan Universitas Gajah Mada.

Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh para pakar ionosfer dari Jepang dan Amerika Serikat. Materi yang disampaikan antara lain berkaitan dengan basic processes of space plasma, basic processes of the earth’s upper atmosphere, ionosphere – structure and dynamics, processes in the equatorial ionosphere, measurement techniques dan applications, dan data processing. Selain perkuliahan, peserta juga melakukan praktik pengolahan data ionosfer di Loka Pengamatan Dirgantara Sumedang. Praktik dipandu oleh para peneliti ionsfer dari Pusat Sains Antariksa Lapan.

ISELION 2015 terselenggara atas kerja sama Lapan dengan Solar Environment and Terrestrial Laboratory Nagoya University (STEL). Kegiatan ini didukung oleh SCOSTEP (Science Committee on Solar-Terrestrial Physics), Kyoto University, serta NICT (National Institue of Information and Communication Technology).


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL