Kompetensi Utama

Layanan


Karya Tulis Ilmiah, Strategi Guna Memacu Menjadi Pusat Unggulan
Penulis Berita : Humas/Ina • Fotografer : Humas/Ina • 16 Mar 2015 • Dibaca : 16023 x ,

Pembicara memaparkan mengenai cara menulis karya tulis ilmiah.

Lapan menyelenggarakan bimtek karya tulis ilmiah pada 11 hingga 12 Maret 2015 di aula gedung Pusat Teknologi Penerbangan (Pustekbang) Lapan, Rumpin, Jawa Barat. Menurut Kepala Pustekbang Lapan, Gunawan S. Prabowo, kegiatan ini akan memacu dalam menjadi pusat unggulan litbang keantariksaan dan penerbangan.

Bimtek ini dihadiri para peneliti, perekayasa, dan fungsional khusus di lingkungan Pustekbang dan Pusat Teknologi Roket. Acara ini menghadirkan narasumber dari LIPI yaitu Prof. Dr. Rohadi Abdul Hadi, Prof. Dr. Erman Aminullah, dan Prof. Dr. Gono Semiad, serta peneliti Lapan, Atik Bintoro.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Rohadi menjelaskan bahwa terdapat dua jenis karya tulis ilmiah sesuai perka LIPI No. 4/E/2012 yaitu hasil litbang dan tinjauan, ulasan, kajian. Sementara itu, karya tulis ilmiah berbentuk buku ilmiah, bunga rampai, majalah ilmiah, dan prosiding. Ia menjelaskan bahwa tujuan dalam penulisan tersebut yaitu untuk memerintah, menginformasikan, menjelaskan, dan mempengaruhi.

Penulisan karya tulis ilmiah memiliki kode etik. Prof. Dr. Erman Aminullah mengatakan bahwa terdapat pelanggaran kode etik yang harus dihindari. Pelanggaran tersebut yaitu pemalsuan hasil penelitian atau fabrikasi dengan mengarang, mencatat, dan atau mengumumkan hasil penelitian tanpa pembuktian telah melakukan proses penelitian. Pelanggaran juga berupa falsification atau pemalsuan data penelitian dengan memanipulasi bahan penelitian, peralatan, proses, mengubah atau tidak mencantumkan data, sehingga hasil penelitian tidak akurat. Pelanggaran berikutnya yaitu pencurian proses dan atau hasil plagiat dalam mengajukan usul penelitian, melaksanakannya, menilainya, dan melaporkan hasil penelitian sebagai milik sendiri. Pelanggaran selanjutnya yaitu kecerobohan yang disengaja atau intended careless dalam penyimpangan data, pengutipan data, dan penyembunyian data. Pelanggaran lainnya yaitu penduplikasian temuan sebagai asli dalam satu saluran. Pelanggaran berikutnya yaitu pemerasan tenaga peneliti dan pembantu peneliti atau eksploitasi. Yang terakhir adalah pelanggaran berupa pertentangan kepentingan atau conflict of interest dengan mengorbankan integritas ilmiah.

Dalam bimtek ini, Prof. Dr. Gono Semiadi, memaparkan mengenai cerita sukses penulis internasional. Ia menceritakan strategi karya tulis ilmiah bisa lolos review internasional.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL