Kompetensi Utama

Layanan


Kepala LAPAN Paparkan Kondisi Lingkungan Antariksa di Orbit Satelit LAPAN A2
Penulis Berita : Humas/Ahida • Fotografer : Humas/Ahida • 17 Apr 2015 • Dibaca : 32733 x ,

Kepala Lapan memaparkan makalah kunci dalam FGD Litbangyasa Pusat Teknologi Satelit.

Secara umum, usia orbit satelit dipengaruhi oleh kerapatan atmosfer. Sementara itu, umur operasional dipengaruhi oleh partikel antariksa. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lapan, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, saat memaparkan makalah kunci berjudul Lingkungan Antariksa di Orbit Satelit LAPAN A2 dan dampaknya.

Paparan tersebut mengawali Focus Group Discussion (FGD) Litbangyasa Pusat Teknologi Satelit LAPAN. Kegiatan bertema Space Environment for LAPAN-A2 Satellite itu diselenggarakan di Auditorium Pusat Sains Antariksa LAPAN, Bandung, Kamis (16/4).

Thomas mengatakan, kondisi aktivitas matahari sangat berpengaruh terhadap usia dan kinerja satelit di antariksa. “Semakin tinggi orbit satelit maka semakin lama pula lifetime (usia) satelitnya,” ujarnya. Ia mencontohkan, LAPAN-TUBSAT dapat beroperasi lebih lama dari perkiraan semula karena aktivitas matahari pada periode itu sedang minimum.

Terkait rencana peluncuran satelit LAPAN A2, Thomas memberikan beberapa catatan. Ia menjelaskan bahwa satelit tersebut akan diluncurkan pada saat aktivitas matahari masih aktif meskipun tidak terlalu kuat. Hal ini diperkirakan akan menyebabkan LAPAN A2 memiliki usia orbit relatif lebih pendek dari LAPAN-TUBSAT, yang diluncurkan pada 2007, meskipun ukuranya hampir sama.

Ia melanjutkan, satelit LAPAN A2 dengan orbit di dekat equator, akan lebih sering melintas dekat Southern Atlantic Anomaly (SAA). Kondisi ini juga berpotensi memperpendek umur operasionalnya dibandingkan dengan LAPAN-TUBSAT.

Kondisi ekstrem seperti itu dialami oleh satelit RazakSat yang diluncurkan pada 2009. Satelit tersebut berada di orbit 685 km dengan inklinasi 9 derajat. Thomas menjelaskan, meskipun diluncurkan pada saat matahari minimun, namun umur operasionalnya hanya satu tahun. Paparan partikel energik SAA diduga kuat menyebabkan umur opersional RazakSat menjadi singkat. Dengan demikian, LAPAN A2 akan menjadi satelit uji ketahanan atas pengaruh SAA.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL