Kompetensi Utama

Layanan


Puasa, Tunggu Hasil Hisab dan Rukyat : Kemenag Belum Pastikan Puasa dan Lebaran Serentak
Penulis : riz • Media : kaltimpost.co.id • 06 May 2015 • Dibaca : 7801 x ,

SAMARINDA - Dibanding tahun sebelumnya, penetapan awal Ramadan dan Lebaran Idulfitri tahun ini diprediksi dilaksanakan serentak. Yakni 18 Juni untuk awal puasa dan 17 Juli untuk Lebaran. Hal itu berdasar hasil hitungan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), bahwa tahun ini dimulainya periode yang unik. Dalam rentang delapan tahun ke depan atau selama 2015 hingga 2022 nanti, dipastikan tidak ada perbedaan penetapan awal puasa dan Lebaran antara Kemenag, Muhammadiyah, maupun Nahdlatul Ulama (NU).

Penyebabnya murni fenomena alam. Posisi bulan selama delapan tahun ke depan sangat tinggi saat dilakukan rukyat (pengamatan). Dalam kurung waktu tersebut, posisi hilal di atas dua derajat terus. Karena itu, Kepala Lapan Thomas Djamaluddin yakin, tidak akan ada perbedaan awal puasa dan Lebaran pada 2015 hingga 2022. Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Samarinda Masdar Amin mengatakan, menghargai hitungan dan perkiraan yang dilakukan Lapan. Demikian juga penetapan awal puasa dan Lebaran yang diumumkan Muhammadiyah, yakni 18 Juni dan 17 Juli.

"Kementerian Agama masih menunggu hasil hisab dan rukyat yang menjadi kalender kami dalam menentukan awal Ramadan dan satu Syawal. Metodenya seperti itu. Kami menghargai ada pandangan dari pengamat jika puasa dan Lebaran akan serentak," jelasnya kepada Kaltim Post, kemarin (5/5). Masdar menilai, perkiraan Lapan akan ditindaklanjuti. Namun, Kemenag telah memiliki pakem dan metode dalam menentukan awal Ramadan dan Lebaran. Yaitu dengan menggabungkan metode hisab dan rukyat. Di Samarinda, rukyat dilakukan di menara Masjid Baitul Muttaqien, Kompleks Islamic Center. Selain dari Kemenag, pemantauan hilal juga melibatkan Majelis Ulama Indonesia dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Ya, mudah-mudahan, kami kepengin awal puasa dan Lebaran serentak. Supaya tidak ada lagi yang puasa duluan dan Lebaran belakangan," harapnya.

Sumber :
http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/224694-puasa-tunggu-hasil-hisab-dan-rukyat.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2020 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL