Kompetensi Utama

Layanan


Menuju Negara Maritim dengan Teknologi Antariksa
Penulis Berita : Humas/SA • Fotografer : Humas/SA • 08 May 2015 • Dibaca : 29911 x ,

Prof. Dr. Thomas Djamaluddin (dua dari kiri) berfoto bersama dengan Rektor ITS dan para pembicara dalam symposium tersebut

Negara maritim adalah negara yang mampu memanfaatkan wilayah laut sebagai pengembangan kekuatan geopolitik, militer, ekonomi dan budaya bahari. Dengan wilayah perairan yang mencapai hingga lebih dari 6 juta kilometer persegi, pemerintahan Presiden Joko Widodo mengemban misi untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional. LAPAN mendukung misi tersebut dengan berbagai hasil litbang penerbangan dan antariksa.
 
Kepala LAPAN Prof. Dr. Thomas Djamaluddin menjelaskan bahwa dalam recana strategis LAPAN 2015-2019 salah satunya adalah penguatan kedaulatan maritim melalui litbangyasa satelit nasional. Berbekal pengalaman peluncuran satelit LAPAN-TUBSAT pada 2007, LAPAN akan meluncurkan satelit LAPAN A-2 dan LAPAN A-3 berturut-turut pada 2015 dan 2016. Kemudian, LAPAN akan menjadi bagian penting dalam pengembangan konsorsium satelit nasional dengan target lahirnya Inasat-1 pada 2019.

Thomas menyampaikan hal tersebut dalam Simposium Nasional 2015 Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, di Gedung Pascasarjana ITS, Kamis (7/5). “Waktu operasional satelit hanya sekitar 5 sampai 15 tahun, jika kita tidak memiliki satelit sendiri maka akan bergantung terus pada negara lain,” Thomas menegaskan.

Selain satelit, LAPAN mendukung misi kemaritiman dengan integrasi pesawat LSU dan LSA hasil litbang LAPAN untuk sistem pemantauan maritim terpadu. Kemudian, sejalan dengan rencana pemerintah untuk pembangunan tol laut yang membutuhkan infrastruktur seperti pelabuhan, LAPAN akan menyediakan data citra satelit resolusi tinggi, untuk membantu perencanaan pembangunan pelabuhan tersebut.

Dalam simposium yang mengambil tema “Aplikasi Informasi Geospasial untuk Program Poros Maritim Pemerintah RI” ini, hadir juga Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Dr. Priyadi Kardono, perwakilan dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan BPPT. Simposium dibuka secara resmi oleh Rektor ITS Prof. Joni Hermana.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL