Kompetensi Utama

Layanan


Jabatan Perikanan Malaysia Belajar ZPPI ke LAPAN
Penulis Berita : Humas/ZK • Fotografer : Humas/Sgd • 10 Jun 2015 • Dibaca : 33635 x ,

Kapala Bidang Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Laut memaparkan mengenai pemanfaatan penginderaan jauh untuk perikanan dan kelautan.

Jabatan Perikanan Malaysia di bawah Kementerian Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia mengunjungi kantor LAPAN di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (10/6). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) dan penginderaan jauh yang dikembangkan oleh LAPAN.

Dalam kunjungan tersebut, Malaysia mengirimkan 12 delegasi yang dipimpin oleh HJ. Hohd Sufian Bin HJ. Sulaiman. Kunjungan tersebut kemudian dipandu oleh Kepala Bagian Humas LAPAN, Jasyanto. Sedangkan delegasi dari Malaysia, dipimpin oleh HJ. Hohd Sufian Bin HJ. Sulaiman.

ZPPI adalah informasi yang diolah LAPAN mengenai daerah-daerah di laut yang berpotensi terdapat banyak ikan. ZPPI distribusikan melalui surat elektronik (surel) kepada dinas-dinas perikanan atau kelompok nelayan di seluruh Indonesia. Dengan adanya informasi ZPPI, diharapkan nelayan pergi ke laut untuk menangkap ikan, bukan mencari ikan.

LAPAN menyediakan informasi ZPPI berdasarkan data suhu permukaan laut yang diperoleh satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) sensor Advanced Very High Resolution Radiometer (AVHRR). Penelitian tentang ZPPI tersebut telah LAPAN laksanakan sejak 1990.

Dalam kunjungan tersebut, Kapala Bidang Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Laut (SDWPL), Syarif Budhiman, menjelaskan mengenai pemanfaatan teknologi penginderaan jauh untuk sumber daya alam khusunya perikanan dan kelautan. Ia mengatakan, penginderaan jauh sangat bermanfaat antara lain untuk ekstrasi informasi mangrove, terumbu karang, mutan padatan tersuspensi.

Selama ini, berbagai wilayah di Indonesia telah memanfaatkan ZPPI. Peneliti LAPAN, Teguh Prayogo, dalam kunjungan tersebut, mencontohkan Kabupaten Indramayu yang telah memanfaatkan informasi tersebut. Untuk mengetahui hasil ZPPI, peneliti senior LAPAN, Bidawi Hasyim, mengungkapkan, perlunya data statistik hasil tangkapan. Ia juga menjelaskan, untuk meningkatkan informasi ZPPI, diperlukan juga cara untuk mendeteksi arus laut guna mencari posisi kedalaman ikan.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL