Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Sukses selenggarakan Komurindo dan Kombat 2015
05 Aug 2015 • Dibaca : 27362 x ,

Rangkaian tahap final pelaksanaan ajang tingkat nasional Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2015 yang diselenggarakan sejak Rabu (04/08/2015) di Pantai Santolo, Pamengpeuk Garut telah usai. Kedua event tersebut di prakarsai oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Sebanyak 40 Tim Komurindo dan 16 tim kombat ikut berkompetisi dalam perlombaan ini.


Adapun pemenang Komurindo 2015 untuk kategori muatan roket secara berturut-turut Gathot Kaca dari Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai juara pertama, StarPENSky-X4 dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya sebagai juara kedua, Krakatau 5.6 dari STMIK Teknokrat Bandar Lampung sebagai juara ketiga. Sementara juara harapan diraih oleh Gatot Kaca APTRG dari Universitas Telkom, ide terbaik terbaik diraih oleh Pegasus 4 dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Desain terbaik diraih oleh pasupati dari Universitas Negeri Yogyakarta.

Sedangkan untuk kategori EDF, Dirk RKF SCUTUM dari Unikom menjadi juara pertama, UFO (UGM) sebagai juara kedua, Flaships dari Politikenik Perkapalan Negeri Surabaya sebagai juara ketiga, EEPISky G-06 dari politeknik Elektronika Negeri Surabaya sebagai juara harapan. Untuk ide terbaik diraih oleh Bangau APTRG dari Universitas Telkom dan Desain Terbaik diraih oleh DIRK RKF- SCUTUM diraih oleh Unikom.

Masing –masing pemenang mendapatkan Piala, medali dan sertifikat, serta uang tunai sebesar 10 juta rupiah untuk juara pertama, 7.5 juta rupiah untuk juara kedua, 5 Juta rupiah untuk juara ketiga, dan 4 juta rupiah untuk juara harapan, dan 2 juta untuk Juara desain terbaik dan ide terbaik. Dan masing-masing tim komurindo mendapatkan uang pembinaan sebesar 1 Juta rupiah.

Komurindo merupakan kompetisi Tahunan rancang bangun muatan roket dan EDF Tingkat perguruan tinggi yang diselenggarakan sejak 2009. Dalam ajang ini para mahasiswa ditantang untuk membangun suatu sistem monitoring dan pengukuran yang stabil, akurat, dan presisi di bidang peroketan. Selain itu, mahasiswa juga belajar membangun roket EDF. Kegiatan ini akan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam rancang bangun serta pengujian roket dan muatannya. Kompetisi ini sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam teknologi penginderaan jauh dan sistem otomasi robotika pada muatan roket.

Sementara untuk pemenang Kompetisi Balon Atmosfer (KOMBAT) adalah Ararkula APTRG dari Univeristas Telkom sebagai juara pertama, EEPISky_Baloon_02 dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya sebagai juara kedua,ERGSAT-XI V15 dari UNIKOM sebagai juara ketiga, Jayapala Ganesha dari ITB sebagai juara harapan. Untuk Juara ide terbaik diraih oleh EEPISBAts dari Politeknik Elektonika Negeri Surabaya dan Juara Desain terbaik diraih oleh Rev_Gardan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Masing –masing pemenang mendapatkan Piala, medali dan sertifikat, serta uang tunai sebesar 10 juta rupiah untuk juara pertama, 7.5 juta rupiah untuk juara kedua, 6 Juta rupiah untuk juara ketiga, dan 5 juta rupiah untuk juara harapan dan untuk Juara desain terbaik serta ide terbaik. Dan masing-masing tim KOMBAT mendapatkan uang pembinaan sebesar 1 Juta rupiah

Kombat adalah kompetisi untuk mengamati atmosfer dari permukaan bumi dengan menggunakan balon sonde atau radiosonde. Balon sonde tersebut akan memberikan informasi mengenai parameter-parameter atmosfer seperti tekanan udara, temperatur, dan kelembaban. Observasi mengenai kondisi atmosfer ini merupakan satu instrumen penting dalam berbagai berbagai penelitian di bidang terkait cuaca dan iklim. Kompetisi tahunan ini berlangsung sejak 2014.








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL