Kompetensi Utama

Layanan


Staspro Lapan Dijadikan Ajang Lomba Teknologi Antariksa 2015
Penulis : Ant • Media : Garutnews.com • 02 Aug 2015 • Dibaca : 17995 x ,

“Stasiun Peluncuran Roket” (Staspro) “Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional” (Lapan) di Cilauteureun Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, dijadikan ajang final “Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia” (Komurindo), serta “Kompetisi Muatan Balon Atmosfer” (Kombat) bagi mahasiswa, Selasa (04/08-2015).
Kabag Humas Lapan Jasyanto di Jakarta, Jumat katakan final kompetisi tersebut, berlangsung di Balai Produksi dan Pengujian Roket Lapan.


Balon Udara Produk Penduduk Kampung Panawuan, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat.

Pada helatan puncak itu, peserta Komurindo meluncurkan muatan roket dan roket EDF. Sedangkan peserta Kombat menerbangkan muatannya menggunakan balon atmosfer.

Komurindo, kompetisi tahunan rancang bangun muatan roket dan roket EDF tingkat perguruan tinggi diselenggarakan sejak 2009. Pada ajang ini, para mahasiswa ditantang membangun sistem monitoring dan pengukuran stabil, akurat, serta presisi di bidang peroketan.
Selain itu pula, mahasiswa juga belajar membangun roket EDF. Sehingga kegiatan ini meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam rancang bangun, serta pengujian roket dan muatannya.


Proses Penerbangan Produk Balon Udara Penduduk Kampung Panawuan.

Sedangkan Kombat, kompetisi mengamati atmosfer dari permukaan bumi menggunakan balon sonde atawa radiosonde. Balon sonde tersebut memberikan informasi mengenai parameter-parameter atmosfer seperti tekanan udara, temperatur, dan kelembaban.

Observasi mengenai kondisi atmosfer ini, satu instrumen penting dalam pelbagai penelitian di bidang terkait cuaca dan iklim.

Jasyanto mengemukakan, kompetisi tahunan itu berlangsung sejak 2014. Pada Komurindo tahun ini, terdapat 25 tim kategori Muatan Roket, dan 44 Tim kategori Roket EDF mengajukan proposal.

Menurutnya, seleksi tahap pertama atau seleksi proposal menghasilkan 23 tim kategori Muatan Roket, dan 43 tim kategori Roket EDF bisa ikut seleksi tahap dua atau seleksi Laporan Teknis Perkembangan.

Seleksi tersebut, kemudian menyaring 20 tim dari masing-masing kategori, dan berhak mengikuti final Komurindo 2015.

Dikatakan, pada Kombat tahun ini, terdapat 29 tim mendaftarkan proposalnya. Sebanyak 22 tim kemudian menyampaikan laporan teknis perkembangan muatannya, Tetapi hanya 16 tim bisa mengikuti final.

Sumber :
http://garutnews.com/staspro-lapan-dijadikan-ajang-lomba-teknologi-antariksa-2015.html








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL