Kompetensi Utama

Layanan


Satelit Anak Bangsa LAPAN-A2 Siap Emban Misi Pantau Wilayah Indonesia
11 Aug 2015 • Dibaca : 29945 x ,

LAPAN akan meluncurkan satelit besutan anak bangsa, LAPAN-A2, tahun ini. Satelit tersebut nantinya akan memiliki berbagai manfaat bagi Indonesia, baik untuk pemantauan daratan maupun lautan. Satelit ini akan berpotensi sebagai salah satu sumber informasi spasial bagi wilayah Indonesia. Guna membahas mengenai kegunaan satelit tersebut, LAPAN akan menyelenggarakan sosialisasi mengenai Potensi Pemanfaatan Teknologi Satelit LAPAN-A2.

Sosialisasi akan berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2015 pukul 09.00 WIB di IPB International Convention Center, Botani Square, Jl. Padjajaran, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini akan membahas mengenai rencana peluncuran satelit, misi, standar operasi dan pemanfaatannya, serta potensi pemanfaatan satelit tersebut. LAPAN membuka kesempatan kepada berbagai pihak, baik komunitas ilmiah, operator satelit, bahkan pengguna data satelit, untuk memberi masukan atas manfaat LAPAN-A2 bagi publik.

Satelit LAPAN-A2 merupakan satelit hasil pengembangan para peneliti LAPAN. Seluruh kegiatan perancangan, pembangunan, dan pengujiannya sudah rampung pada Agustus 2012 silam serta dilakukan di dalam negeri dengan memanfaatkan fasilitas yang dimiliki LAPAN dan beberapa instansi terkait. Pencapaian kemandirian penguasaan teknologi satelit mikro ini merupakan langkah maju setelah sebelumnya berhasil melaksanakan program pembangunan satelit LAPAN-A1 atau LAPAN-TUBSAT, hasil kerja sama dengan TU Berlin, Jerman. LAPAN-A1 telah diluncurkan pada 2007.

LAPAN-A2 nantinya akan diorbitkan dengan ketinggian 650 kilometer dari permukaan Bumi. Satelit berbobot 78 kilogram tersebut membawa misi earth surveillance (pengamatan permukaan bumi), pemantauan kapal laut, dan komunikasi amatir pada orbit dekat ekuatorial. Untuk pemantauan wilayah RI, satelit LAPAN-A2 membawa kamera analog dengan resolusi lima meter dan kamera digital dengan resolusi empat meter.

Untuk melakukan pemantauan lalu lintas kapal, operasi keamanan laut, perikanan, dan eksplorasi sumber daya kelautan Indonesia, akan menggunakan Spaceborne Receiver Automatic Identification System. Dengan demikian cakupan area pengamatan dapat mencapai ribuan kilometer. Sementara itu, misi komunikasi amatir yang disematkan pada LAPAN-A2 bertujuan untuk komunikasi pada mitigasi bencana.

Orbit ekuatorial yang dimiliki oleh LAPAN-A2 akan memberikan keuntungan bagi Indonesia. Dengan orbit itu, maka satelit akan melintasi wilayah tanah air sebanyak 14 kali setiap hari. Kondisi tersebut tentunya memungkinkan LAPAN-A2 melakukan pemantauan seluruh wilayah darat dan laut Indonesia.

Sosialisasi melibatkan tiga komponen academic¸ business, and government yang terdiri dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN), Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI), serta pihak swasta. Diharapkan, LAPAN-A2 bermanfaat secara optimal dan menumbuhkan rasa bangga akan hasil karya anak bangsa.








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL