Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN dan POLRI Sepakat Kerja Sama Pemanfaatan Iptek Keantariksaan
Penulis Berita : Humas/EN • Fotografer : Humas/Apr • 04 Sep 2015 • Dibaca : 44183 x ,

Serah terima cinderamata antara Kepala LAPAN Prof. Dr. Thomas Djamaluddin dan Jenderal Polisi Badrodin Haiti.

Pada Jumat (4/9) di Kantor Pusat LAPAN, Jakarta Timur, berlangsung penandatanganan naskah kerja sama antara LAPAN dengan POLRI. Naskah tersebut ditandatangani oleh Kepala LAPAN Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, dan Kepala POLRI Jend. Pol. Badrodin Haiti. Keduanya akan bekerjasama dalam pemanfaatan sains dan teknologi kedirgantaraan dalam mendukung tugas kedua instansi. 

Dalam sambutannya, Thomas menyampaikan bahwa LAPAN mempunyai visi menjadi pusat unggulan teknologi keantariksaan untuk mewujudkan Indonesia yang unggul dan mandiri. Untuk itu diperlukan peningkatan kompetensi LAPAN dan salah satunya adalah dengan peningkatan kerja sama. Thomas menambahkan bahwa LAPAN telah melakukan kerjasama dengan berbagai kementerian, pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk meningkatkan kemandirian.

Thomas menjelaskan bahwa kerjasama dengan jajaran kepolisian sudah lama dilakukan sebelum adanya alat komunikasi telepon seluler pada sekitar tahun 1980-an. Saat itu, LAPAN memberikan layanan komunikasi frekuensi radio kepada sejumlah Polres untuk memudahkan operasi-operasi yang dilakukan oleh Polri. Baru-baru ini, LAPAN menyediakan data penginderaan jauh secara real time untuk menentukan titik-titik panas dan kebakaran hutan untuk selanjutnya dilakukan operasi penindakan hukum kepada pelaku. 

Menurut Thomas, teknologi satelit dewasa ini sudah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat, sehingga potensi pemanfaatannya sangat tinggi. Kerja sama ini diharapkan mampu mewujudkan slogan “LAPAN Unggul Indonesia Maju, LAPAN Melayani Indonesia Mandiri.”

Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Penginderaan Jauh Dr. Orbita Roswintiarti menyampaikan paparan tentang peran LAPAN dalam penyediaan data dan informasi penginderaan jauh untuk mendukung Polri. Ia menyampaikan bahwa data yang diterima oleh LAPAN mulai dari citra resolusi rendah (Satelit Terra/ Aqua, Suomi/NPP, NOAA - 18/19, MetOp, MTSAT-1R), resolusi menengah (Landsat 7 dan 8) resolusi tinggi (SPOT 6 dan 7) dan resolusi sangat tinggi kurang dari 1 meter (Pleiades 1A/1B, Quick Bird, World View, GeoEye, SAR dan Terra SAR-X). 

Orbita menambahkan bahwa aplikasi teknologi dan data penginderaan jauh dapat digunakan untuk sumber daya alam dan lingkungan, kebencanaan, peta dasar, pertahanan dan eamanan, perubahan iklim dan kepentingan strategis lainnya. Ia juga mencontohkan data penginderaan jauh dapat dilakukan untuk mendeteksi informasi titik panas, sebaran asap kebakaran di beberapa daerah (Jambi dan Kalimantan Barat) dan informasi harian Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI). 

Selain itu, ia menambahkan informasi mengenai citra perbatasan Indonesia dengan negara tetangga seperti Timor Leste dan Papua Nugini. Orbita juga menjelaskan mengenai peta data informasi jalur mudik lebaran. Data citra satelit dan pesawat tanpa awak buatan LAPAN akan membantu pihak kepolisian dalam membuat rencana aksi pengamatan, memantau dan menjamin kelancaran jalur mudik.

Sedangkan Badrodin Haiti dalam sambutannya mengatakan banyak sekali pemanfaatan teknologi yang bisa digunakan oleh Polri terkait dengan tugas kepolisian. Menurut Badrodin, kerja sama ini merupakan langkah yang baik bagi para pihak. Menurutnya, litbang penginderaan jauh LAPAN telah mampu memantau kebakaran hutan di beberapa daerah. Sedangkan Polri selaku penegak membantu pemerintah untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. 

Badrodin berharap, hasil litbang LAPAN seperti Lapan Surveillance UAV (LSU) dapat memantau kondisi lalu lintas dan pemetaan daerah-daerah yang harus diwaspadai. Menurutnya, kerja sama ini perlu ditindaklanjuti lebih intensif dan detail dengan berbagai satuan kerja di Polri.

Dalam seremonial tersebut hadir Kepala Badan Intelijen Polri, Kepala Mabes Polri, Wakabareskrim Polri, Wakabaharkam Polri dan jajaran pejabat terkait Polri. Sedangkan dari LAPAN turut hadir Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Dr. Rika Adrianti dan jajaran pejabat LAPAN.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL