Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN dan Kementrian Agama Amati Hilal dari Watukosek
Penulis Berita : Humas/MN • Fotografer : Humas/MN, dok. BPD Watukosek • 14 Sep 2015 • Dibaca : 24262 x ,

Arah panah menunjukkan hilal yang terlihat.

Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan LAPAN menyelenggarakan Rukhyatul Hilal dalam rangka penentuan 1 Zulhijjah 1436 Hijriyah, yang dipergunakan untuk menentukan hari raya Idul Adha atau 10 Zulhijah 1436 H. Pengamatan berlangsung di Balai Pengamatan Dirgantara (BPD) LAPAN di Watukosek, Jawa Timur, Minggu (13/9).

Kegiatan ini diikuti oleh 113 peserta dari berbagai instansi. Peserta antara lain dari LAPAN, Kanwil Kemenag Jatim, Penyelenggara Syariah Kemenag Kabupaten Pasuruan, serta para pengamat dari Kemenag Kabupaten Mojokerto, KUA Kecamantan Gempol, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kraton, Club Astronomi Surabaya Astronomi Club (SAC), Pondok Pesantren Alyasini, dan Pondok Pesantren Sidogiri.

Kepala Balai Pengamatan Dirgantara Watukosek LAPAN, Bambang Suhadi, menyambut baik penyelenggaraan rukhyatul hilal tersebut. Ia mempersilakan jika di masa depan akan diselenggarakan kegiatan serupa untuk penentuan awal Ramadhan maupun awal Syawal.

Sementara itu, perwakilan dari Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Mohamad Ersyad, mengatakan bahwa pada Senin, 13 September 2015 atau 29 Dzulkaidah 1436 kemungkinan hilal tidak terlihat. Ia menjelaskan, hal tesebut disebabkan karena menurut perhitungan, bulan masih di bawah satu derajat. Meskipun posisi bulan di berbagai lokasi pengamatan di Indonesia berbeda, namun masih di bawah satu derajat.

Dalam kegiatan tersebut, juga dipaparkan mengenai Gerhana Matahari Total (GMT 2016 oleh Rhorom Priyatikanto dari Pusat Sains Antariksa LAPAN.

Pengamatan hilal dimulai pada 17.20 WIB. Pengamatan dibagi dalam dua lokasi yaitu di halaman depan dan di atas kantor BPD Watukosek. Para peserta mengamati matahari hingga tenggelam pada pukul 18.00 WIB. Hasil pengamatan menunjukkan tidak terlihatnya hilal baik melalui mata telanjang maupun menggunakan teleskop. Dari hasil pengamatan tersebut disimpulkan bahwa bulan Zulkaidah digenapkan menjadi 30 hari. Artinya, 1 Zulhijah terjadi pada 15 September 2015 dan Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijah bertepatan pada 24 September 2015.

Pengamatan dilanjutkan pada 14 September 2015. Kegiatan hari kedua tersebut diikuti oleh berbagai kalangan yang ingin melihat hilal secara langsung. Hilal pun terlihat selama beberapa menit, mulai pukul 17.45 WIB pada ketinggian sekitar 5 derajat hingga pukul 17.51 WIB pada ketinggian 3 derajat. Hal ini disebabkan, pada saat itu cuaca mendung maka Hilal tidak terlihat dengan mata telanjang.




Kepala BPD Watukosek dan Kanwil Kemenag Jawa Timur saat memberikan sambutan.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL