Kompetensi Utama

Layanan


Lapan-A2 Telah Diluncurkan Menuju Orbit Gunakan Roket Peluncur Asal India
Penulis : dade • Media : kabarsebelas.com • 29 Sep 2015 • Dibaca : 29731 x ,

JAKARTA, Kabarsebelas.com - Satelit ekuatorial pertama Indonesia yang sepenuhnya hasil pengembangan para peneliti dan perekayasa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) yang diberi nama Lapan-A2 telah diluncurkan menuju orbitnya menggunakan roket peluncur asal India bersamaan dengan satelit India, Astroat.

Kepala Lapan Thomas Djamaluddin, mengatakan Peluncuran tersebut berlangsung pada Senin (28/9) pukul 10:00 waktu India atau pukul 11:30 WIB. Namun, Lapan A-2 akan diorbitkan dekat ekuator dengan inklinasi enam derajat pada ketinggian 650 kilometer dari permukaan bumi.

"Dengan orbit dekat ekuatorial, Lapan-A2 akan melewati wilayah Indonesia 14 kali setiap hari dengan periode orbit 100 menit,” katanya, Senin (28/9), saat acara live streaming peluncuran satelit Lapan-A2 tersebut di kantor Pusat Lapan, Rawamangun, Jakarta Timur.

Sementara itu, satelit ini dapat mendukung pemantauan wilayah nusantara dari luar angkasa. Satelit tersebut akan bergerak di cakupan enam derajat lintang selatan hingga enam derajat lintang utara. Lanjut, Thomas, satelit Lapan-A2 tersebut berbobot 78 kilogram dan berdimensi 500 x 470 x 380 milimeter, membawa misi pemantauan permukaan bumi, identifikasi kapal laut, dan komunikasi radio amatir.

Thomas, menjelaskan untuk misi pemantauan wilayah RI, satelit Lapan-A2 membawa kamera video analog dengan resolusi lima meter dan kamera digital dengan resolusi 3,5 meter. "Namun, untuk menjalankan misi pemantauan lalu lintas kapal, operasi keamanan laut, perikanan, dan eksplorasi sumber daya kelautan, satelit dilengkapi dengan Automatic Identification System (AIS)," ujarnya.

Menurutnya, teknologi ini dapat mendeteksi ribuan kapal dengan cakupan area pengamatan mencapai ribuan kilometer. Misi komunikasi amatir pada Lapan-A2 bertujuan untuk komunikasi pada kondisi darurat bencana, dan kegiatan radio amatir dalam mendukung kepentingan nasional.

Dia mengungkapkan disebutkan, dalam berkomunikasi dengan stasiun bumi, Lapan-A2 menggunakan frekuensi UHF dan S-Band. "Sedangkan untuk sistem kontrol perilaku, satelit ini juga dilengkapi dengan tiga wheel/fiber optic laser gyros dalam axis orthogonal, dua CCD star sensor, tiga magnetic coils, enam panel surya tunggal untuk sensor matahari, dan 3 axis magnetic fields sensor," ungkap Thomas.

Namun, sinyal pertama Lapan-A2 akan diterima oleh satelit bumi Lapan di Rancabungur, Bogor pada 28 September pukul 13:18 WIB hingga 13:32 WIB. Sedangkan data pertama yang akan diterima oleh Lapan-A2 yaitu Power Control Unit Telemetry. Data tersebut terdiri dari informasi mengenai konsumsi daya listrik tiap kompnen satelit, data sensor matahari pada enam sisi satelit, temperatur tiap komponen satelit, dan timer sejak satelit mengalami separasi.

Sumber : http://kabarsebelas.com/lainnya/2823-lapan-a2-telah-diluncurkan-menuju-orbit-gunakan-roket-peluncur-asal-india








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL