Kompetensi Utama

Layanan


Bedah Buku: Penginderaan Jauh Bantu Nelayan Tangkap Ikan
Penulis Berita : Humas/EN • Fotografer : Humas/SGD • 13 Oct 2015 • Dibaca : 16234 x ,

Dr. Bidawi Hasyim memaparkan mengenai ZPPI.

LAPAN menyelenggarakan bedah buku dengan judul Pengembangan dan Penerapan Informasi Spasial dan Temporal Zona Penangkapan Ikan Berdasarkan Data Penginderaan Jauh. Buku tersebut merupakan hasil karya peneliti LAPAN, Dr. Bidawi Hasyim. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Dirgantara LAPAN, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (13/10).

Acara ini bertujuan untuk memotivasi dan menumbuhkan minat para peneliti guna menerbitkan karya-karyanya. Dengan demikian, hasil litbang LAPAN dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Bedah buku ini juga merupakan rangkaian memperingati Hari Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca.

Dalam acara tersebut, Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, berharap di masa mendatang akan semakin banyak peneliti yang menulis buku. Ia mengatakan bahwa menulis buku sesuai dengan standar kompetensi peneliti utama. Ia juga berharap bahwa buku yang dibahas ini akan dapat menjadi bahan informasi yang bermanfaat bagi para pembacanya dan dapat mendukung sektor kelautan.

Ia melanjutkan, pemerintah saat ini mengembangkan sektor kemaritiman, dan data penginderaan jauh menjadi hal yang utama bagi sektor perikanan dan kelautan. Data tersebut bermanfaat bagi para nelayan yang akan melaut untuk mendeteksi daerah yang berpotensi memiliki ikan atau Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI). ZPPI tersebut akan dapat meningkatkan produksi perikanan yang kemudian meningkatkan hasil suatu daerah.

Buku karya Dr. Bidawi Hasyim tersebut membahas mengenai ZPPI berdasarkan penginderaan jauh. Dalam bukunya, Bidawi mengulas mengenai pemanfaatan penginderaan jauh serta penelitian mengenai oseanografi, karakteristik berbagai jenis ikan target penangkapan, suhu permukaan laut, dan klorofil terhadap ZPPI. Buku ini merupakan hasil penelitiannya sejak 1983. Bidawi menjelaskan, bahwa ZPPI telah membantu nelayan dalam menangkap ikan di laut. Dengan informasi ZPPI, nelayan dapat mengetahui lokasi keberadaan ikan dengan lebih mudah.

Dalam bedah buku tersebut, Kepala Biro Kerjasama dan Humas LAPAN, Agus Hidayat, menyampaikan presentasi mengenai perpustakaan LAPAN. Ia mengatakan bahwa, perpustakaan LAPAN merupakan perpustakaan khusus tentang keantariksaan. Perpustakaan ini didedikasikan untuk mendukung visi dan misi LAPAN. Ia menyatakan bahwa perpustakaan ini merupakan tempat riset, rekreasi, edukasi, sekaligus dapat juga berperan sebagai mini museum yang menampilkan produk-produk litbang LAPAN. Sejak 2009, perpustakaan LAPAN telah dapat diakses secara online. Ia melanjutkan, selain buku-buku, perpustakaan LAPAN juga menyediakan jurnal, prosiding, dan majalah ilmiah populer.

Dalam kegiatan ini, LAPAN juga mengundang para penelaah pakar untuk membahas buku tersebut. Para pakar ini yaitu Kepala Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh Dr. M. Rokhis Komaruddin, Prof. Dr. Damu Simbolon dari IPB, Prof. Dr. Ali Sjuman dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Max F. Najoan dari PT Perikanan Nusantara. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural dan pegawai LAPAN serta berbagai instansi, dan perguruan tinggi.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL