Kompetensi Utama

Layanan


Tindaklanjut Kerja Sama, LAPAN Sosialisasikan Pemanfaatan ZPPI kepada Pemprov Gorontalo
Penulis Berita : Humas/SA • Fotografer : Humas/SA • 15 Oct 2015 • Dibaca : 33295 x ,

Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN Dr. Orbita Roswintiarti menjelaskan sistem informasi berbasis data penginderaan jauh.

Nelayan tradisional mencari ikan dengan cara mengamati secara visual gejala-gejala alam serta masih mengandalkan naluri atau pengalaman. Ini yang menyebabkan ‘ongkos’ mencari ikan tidak sebanding dengan hasil tangkapan para nelayan. Contohnya, bahan bakar terbuang percuma hanya untuk menerka-nerka keberadaan ikan. Kini, dengan bantuan iptek keantariksaan, nelayan mulai mengubah paradigma ‘mencari ikan’ menjadi ‘menangkap ikan’.

Untuk menyebarluaskan informasi pemanfaatan iptek keantariksaan di bidang perikanan dan kelautan serta rencana detail tata ruang (RDTR) wilayah, LAPAN melaksanakan sosialisasi pemanfaatan informasi Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo. Sosialisasi berlangsung di kantor Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh (Pustekdata) LAPAN, Pekayon, Jakarta Timur, pada Kamis (15/10). 

Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN Dr. Orbita Roswintiarti dalam sambutannya menyampaikan bahwa stasiun bumi LAPAN menerima dan mengolah data citra satelit dalam jumlah banyak setiap harinya. “Sangat disayangkan apabila data-data tersebut tidak dimanfaatkan,” tutur Orbita. Menurutnya, stasiun bumi LAPAN yang berada di Parepare, Sulawesi Selatan, mampu mencakup kurang lebih 95 persen wilayah Indonesia. Sisanya, lima persen wilayah barat Indonesia diterima oleh stasiun bumi LAPAN di Rumpin, Bogor. 
 
“Informasi yang didapat bersifat mendekati real time. Misal data diterima dari stasiun bumi Parepare lalu diolah dan dalam beberapa jam bisa dipakai oleh daerah-daerah yang memerlukan informasi tersebut,” Orbita menjelaskan. 

Selain itu, Orbita juga menjelaskan prototipe sistem informasi berbasis data penginderaan jauh yang bisa dimanfaatkan oleh Pemprov Gorontalo. Sistem tersebut mampu menampilkan lokasi ZPPI berdasarkan beberapa parameter diantaranya pengamatan suhu permukaan laut, identifikasi daerah upwelling dan front thermal. Secara sederhana, upwelling dan front thermal merupakan fenomena oseanografi yang mengindikasikan terbentuknya daerah penangkapan ikan yang potensial. 

Pada sistem tersebut, informasi ZPPI ditampilkan dalam bentuk garis merah (front suhu) dan gambar ikan. Informasi tersebut menandakan bahwa dalam radius tiga kilometer sepanjang garis merah merupakan daerah potensial untuk menangkap ikan. Informasi ini akan berguna bagi para nelayan di sekitar daerah tersebut.

Selain informasi ZPPI, sistem tersebut bisa memberikan informasi bidang pertanian termasuk fase-fase tanaman padi sawah yang akan diperbarui setiap delapan hari. Fase-fase yang dimaksud tediri dari fase air, fase vegetatif 1 dan 2, fase generatif 1 dan 2 serta fase bera. Dalam sistem tersebut, fase-fase padi ditampilkan dengan berbagai warna, biru untuk fase air, hijau untuk fase vegetatif 1 dan 2, coklat untuk fase generatif 1 dan 2, serta merah untuk fase bera. Sistem tersebut, Orbita menambahkan, bisa dipantau setiap saat sehingga dapat membantu perencanaan maupun pengambilan keputusan. 

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidik menyampaikan bahwa pemanfaatan iptek keantariksaan khususnya penginderaan jauh juga sangat dibutuhkan untuk keperluan perencanaan tata ruang wilayah. Selain jajaran Bappeda Gorontalo, dalam sosialisasi tersebut hadir satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait seperti dinas perikanan serta para nelayan dari Gorontalo. Para nelayan sangat antusias dengan hasil litbang LAPAN di bidang perikanan dan berharap agar Pemprov Gorontalo segera menindaklanjuti sosialisasi tersebut dengan aksi nyata.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL