Kompetensi Utama

Layanan


Tim Tanggap Darurat Bencana Berbasis Penginderaan Jauh Raih Penghargaan BNPB
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Dok. Pusfatja • 19 Oct 2015 • Dibaca : 33481 x ,

Tim Tanggap Darurat Bencana Berbasis Penginderaan Jauh LAPAN memperoleh penghargaan Reksa Utama Anindha dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (17/10). Penghargaan tersebut diberikan kepada LAPAN untuk kategori Tokoh Inspiratif dalam Bidang Kebencanaan. Penghargaan diterima oleh Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN, Dr. Orbita Roswintiarti dalam acara Malam Tangguh yang diselenggarakan BNPB di Hotel Aston, Solo.

Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN, Dr. Rokhis Komaruddin, penghargaan tersebut diberikan atas upaya dan kerja keras Tim Tanggap darurat Bencana Berbasis Penginderaan Jauh LAPAN dalam menyampaikan informasi kebencanaan berbasis data penginderaan jauh. Ia menambahkan, informasi bencana yang telah diberikan antara lain meletusnya Gunung Sinabung dan Gunung Kelud, longsor di Banjarnegara, banjir di DKI Jakarta, dan kebakaran hutan atau lahan. Informasi tersebut merupakan hasil kerja sama tim yang solid dari Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh dengan Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh.

Rokhis melanjutkan, penghargaan ini diharapkan akan menjadi tonggak agar karya-karya selanjutnya lebih baik dan bermanfaat. Ia juga menyemangati Tim Tanggap Darurat Bencana Berbasis Penginderaan Jauh LAPAN untuk terus berjuang dalam upaya mengurangi risiko bencana.

Tim Tanggap Darurat ini memiliki sejarah panjang dalam penyampaian informasi kebencanaan. Kiprah tim tersebut dimulai pada 1990-an, pada masa itu, embrio tim mulai terbentuk. Saat itu, untuk pertama kalinya data penginderaan jauh, dari satelit NOAA/AVHRR, digunakan untuk pemantauan hotspot (titik panas) di Indonesia. Data penginderaan jauh kala itu digunakan untuk memantau kebakaran hutan atau lahan pada musim El Nino 1997 dan 1998.

Pada 2000-an, tim ini kemudian menjadi tim Quickresponse Bencana. Guna meningkatkan layanan informasi kebencanaan berbasis penginderaan jauh, kemudian dikembangkanlah media berbasis website bernama Sistem Informasi untuk Mitigasi Bencana (SIMBA). Dengan demikian, informasi kebencanaan dari data penginderaan jauh dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Pada 2004 hingga 2005, tim tersebut membantu upaya penanggulangan bencana nasional gempa bumi dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara. Tim menyediakan data penginderaan jauh saat sebelum dan sesudah bencana. Data tersebut sangat bermanfaat bagi penanganan bencana dan pemulihannya. Sejak saat itu, data citra satelit penginderaan jauh semakin menunjukkan arti pentingnya dalam mendukung tanggap darurat bencana. Kemudian, saat pembentukan BNPB pada 2007, LAPAN tetap berkomitmen mendukung peran lembaga tersebut dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

LAPAN tidak hanya berkiprah di dalam negeri saja melainkan juga di dunia internasional, pada 2005 tim tersebut bergabung dalam project initiative terkait emergency response Sentinel Asia di bawah naungan Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF). Pada 2010, LAPAN menjadi anggota Data Analysis Node (DAN) di Sentinel Asia. Tugas LAPAN saat itu membantu negara-negara di Asia dalam menganalisis dan menyiapkan informasi data satelit penginderaan jauh atas respon tanggap darurat yang diaktivasi oleh negara-negara Sentinel Asia.

Dengan aktifnya tim di bidang kebencanaan, LAPAN kemudian menjadi sebagai salah satu Regional Support Office of United Nations Platform for Space Based Information for Disaster Management and Emergency Response (RSO UNSPIDER) pada 2013. Sebagai RSO UNSPIDER, LAPAN juga memberikan bantuan data satelit untuk negara-negara yang mengalami bencana, contohnya yaitu saat badai Hainan di Filipina pada 2013.




Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN (kanan) menerima penghargaan dari BNPB.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL