Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Dorong Kemandirian Pemerintah Daerah melalui Penginderaan Jauh
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Humas/SGD • 12 Nov 2015 • Dibaca : 29669 x ,

Kepala LAPAN memberikan sambutan saat pembukaan Seminar Nasional Penginderaan Jauh.

LAPAN memiliki beberapa program utama, antara lain pengembangan Bank Data Penginderaan Jauh Nasional dan Sistem Pemantauan Bumi Nasional. Kedua program utama untuk mendorong kemandirian daerah dalam mengelola sumber daya alam dan lingkungan, perencanaan tata ruang, dan perencanaan pembangunan secara umum.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, saat membuka Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2015 di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/11). Seminar bertujuan agar para pemangku kepentingan mengetahui perkembangan terkini kemampuan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi penginderaan jauh dalam memenuhi kebutuhan pemerintah daerah. Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai instansi, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi.

Kedua program tersebut sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2015 dan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantarisaan, yang mengamanatkan LAPAN untuk menyediakan data penginderaan jauh. Saat ini, stasiun bumi LAPAN mampu menerima data satelit penginderaan jauh dengan resolusi hingga 1,5 meter. Akan tetapi, penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) memerlukan citra dengan resolusi yang lebh tinggi untuk membuat peta berukuran 1:5000.

Kepala LAPAN menjelaskan, LAPAN memiliki strategi untuk mendorong kemandirian daerah. Strategi ini antara lain dengan memberikan layanan ke daerah berbasis provinsi dan membangun jejaring hingga tingkat kota dan kabupaten. Selain itu, LAPAN juga akan menyediakan citra satelit beresolusi tinggi berlisensi pemerintah secara gratis kepada pemerintah daerah. Strategi berikutnya yaitu, LAPAN berupaya merangsang pemerintah daerah untuk mengolah dan memanfaatkan citra satelit untuk pengelolaan wilayahnya.

Guna meningkatkan pelayanan, Thomas mengatakan bahwa tahun depan, LAPAN menargetkan pembuatan mozaik citra beresolusi tinggi. Dengan demikian, citra tersebut dapat memberi gambaran untuk seluruh wilayah di Indonesia secara detail.

Citra satelit bagi pemerintah daerah memiliki peran penting. Selain yang telah disebutkan, citra penginderaan jauh juga sangat bermanfaat untuk penanganan bencana. Thomas mengatakan, El Nino di Indonesia beberapa bulan terakhir telah diprediksi sebelumnya oleh LAPAN pada Juni 2015. Saat itu, LAPAN memprediksi terjadinya kekeringan yang akan menyebabkan kebakaran hutan atau lahan.

Kemudian, minggu lalu LAPAN telah melakukan estimasi luas dan sebaran kebakaran hutan atau lahan berdasarkan citra satelit pada Juli hingga Oktober 2015. Hasil estimasi LAPAN menunjukkan, sebanyak dua juta lahan terbakar dan 600 ribu diantaranya merupakan lahan gambut. Kebakaran terutama terjadi di Sumatera dan Kalimantan. “Informasi-informasi ini sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah untuk memantau wilayahnya agar dapat mengendalikan dampak bencana,” ujarnya.

Contoh lain fungsi penginderaan jauh untuk meminimalisasi dampak bencana yaitu masalah kekeringan yang terjadi di berbagai wilayah. Data satelit digunakan sebagai bahan masukan bagi para pengambil kebijakan dalam mengatasi bencana tersebut. Di bidang pertanian, penginderaan jauh dapat membantu pemantauan pertumbuhan padi. Hal ini dapat menjadi solusi bagi manajemen distribusi pupuk sehingga kelangkaan pupuk teratasi.

Kepala LAPAN melanjutkan, setelah kekeringan, saat ini Indonesia harus bersiap menghadapi bencana lain yaitu banjir dan tanah longsor. Dengan penginderaan jauh, pemerintah daerah dapat memetakan wilayah yang rawan bencana tersebut dan membantu upaya evakuasi ketika terjadi bencana. Contohnya yaitu saat longsor di Banjarnegara, data satelit membuat penanganan menjadi lebih cepat.

Pemanfaatan data penginderaan jauh lainnya yaitu untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak. Misalnya, dengan data satelit maka diketahui luas suatu area perkebunan dan kegiatan yang dilakukan di sana sehingga dapat dihitung potensi pajaknya.

Terkait sektor kemaritman, Thomas mengatakan, penginderaan jauh dapat meningkatkan tangkapan ikan. Data penginderaan jauh dapat mengidentifikasi perairan yang terdapat ikan sehingga mempermudah nelayan dalam menangkap ikan di laut.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL