Kompetensi Utama

Layanan


Pemerintah Daerah Perlu Data Penginderaan Jauh untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Penulis Berita : Humas/Meg • Fotografer : Humas/SGD • 12 Nov 2015 • Dibaca : 29645 x ,

(Kiri ke kanan) Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, dan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah dalam talkshow Seminar Nasional Penginderaan Jauh.

Pemerintah daerah menyadari potensi sumber daya alam yang dimiliki wilayahnya. Untuk itu, pemerintah daerah memerlukan data real time dan akurat yang dapat membantu memantau dan memanfaatkannya. Penginderaan jauh diharapkan dapat memenuhi kebutuhan data tersebut.

Hal ini dipaparkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah, Urip Sihabudin, saat Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2015, Rabu (11/11). Seminar berlangsung di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat hingga 12 November 2015. Seminar bertujuan agar para pemangku kepentingan mengetahui perkembangan terkini kemampuan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi penginderaan jauh dalam memenuhi kebutuhan pemerintah daerah. Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan antara lain dari LAPAN, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BIG, BPN, BNPB, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Gadjah Mada.

Urip mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengoptimalkan data penginderaan jauh untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan petani. Caranya yaitu dengan menyusun Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) dan menyusun peta irigasi. ZPPI dapat meningkatkan hasil tangkapan para nelayan, sementara itu peta irigasi dapat membantu dalam distribusi air agar produksi tanaman pertanian meningkat. Hal ini tentunya akan mendukung upaya mengentaskan kemiskinan di pedesaan.

Ia melanjutkan, Provinsi Jawa Tengah memiliki visi untuk meningkatkan produksi padi, jagung, dan kedelai. Untuk mewujudkannya diperlukan lahan dan air. Di sini lah peran penginderaan jauh, untuk menentukan lahan-lahan yang ditanami dan membuat jalur irigasi. Selain untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan, Urip mengatakan bahwa Pemerintah Jawa Tengah memanfaatkan penginderaan jauh untuk memantau hutan dan ancaman abrasi di pantai Semarang dan Kendal.

Dalam talkshow tersebut, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Dr. Muhammad Dimyati, mengatakan bahwa penelitian harus berbasis kebutuhan begitupun di bidang penginderaan jauh. Ia berharap, LAPAN bekerja sama dengan berbagai instansi untuk menggandeng pemerintah daerah agar memanfaatkan data penginderaan jauh untuk kepentingan daerahnya.

Dimyati mengatakan bahwa untuk mendukung kemandirian daerah diperlukan kolaborasi riset antar lembaga riset dan pemerintah daerah. Ia berpendapat, perlunya mewujudkan aplikasi berbasis penginderaan jauh yang dapat diakses dari seluruh Indonesia dengan mudah.

Sementara itu, Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN, Dr. Orbita Roswintiarti, mengatakan bahwa LAPAN akan meningkatkan layanan kepada para pemangku kepentingan. Layanan ini untuk mewujudkan kemandirian desa dalam mengelola sumber daya alam dan lingkungannya melalui pemanfaatan data penginderaan jauh. Ia mengatakan bahwa LAPAN saat ini memiliki data satelit penginderaan jauh dengan beragam resolusi yaitu rendah, menengah, dan tinggi, yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah. Layanan data penginderaan jauh ini sesuai dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2012 dan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013. Orbita juga menjelaskan, LAPAN akan meluaskan kerja sama dengan seluruh pemerintah provinsi di Indonesia.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL