Kompetensi Utama

Layanan


Satelit Penginderaan Jauh Wujudkan Nawacita Presiden Bangun Kawasan Pinggiran
29 Oct 2015 • Dibaca : 32894 x ,

Presiden Joko Widodo betekad untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional. Visi ini tertuang dalam program Nawacita. Guna mewujudkan program dan misi presiden tersebut, diperlukan data yang mampu memantau seluruh wilayah Indonesia secara efisien, efektif, serta akurat. Data tersebut yaitu citra satelit penginderaan jauh yang dapat digunakan untuk berbagai bidang seperti pemantauan ruang wilayah, pertanian, kehutanan, maritim, pemetaan, dan mitigasi bencana.

Program Nawacita yang telah dicanangkan pemerintah menekankan bahwa pembangunan harus dimulai dari kawasan pinggiran. Caranya, dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Untuk itu, pembangunan nasional dalam upaya pencapaian visi dan misi presiden menuntut perencanaan yang baik.

Data penginderaan jauh dapat digunakan untuk pemetaan yang sangat diperlukan untuk perencanaan pembangunan daerah di seluruh wilayah Indonesia. Bagi para pemangku kebijakan, data tersebut salah satunya dimanfaatkan untuk menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) guna kepentingan pembangunan daerah. Dalam Nawacita, wilayah yang diprioritaskan dalam pembangunan yaitu kawasan desa yang termasuk pada kategori tertinggal, terluar, dan terpencil (3T); wilayah perbatasan; dan pembangunan infrastruktur pelabuhan atau tol laut atau wilayah maritim.

Mengingat pentingnya data penginderaan jauh, LAPAN berupaya meningkatkan peran dan kontribusi data tersebut terhadap pembangunan nasional. Untuk itu, LAPAN akan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema Kebutuhan dan Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Mendukung Program Nawacita pada Jumat, 30 Oktober 2015 di Hotel Best Western Premiere The Hive, Jl. DI Panjaitan Kavling 3-4, Jakarta Timur. Kegiatan ini akan diikuti berbagai kementerian dan lembaga pemerintah.

Kegiatan ini untuk mengejar ketertinggalan penyediaan peta-peta skala detail sehingga diperlukan data penginderaan jauh dengan resolusi sangat tinggi. Kegiatan ini juga merupakan kerja sama LAPAN dan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk memperoleh masukan dari para pemangku kebijakan tingkat pusat. Selain itu, penyelenggaraan kegiatan ini selaras dengan amanat Inpres Nomor 6 Tahun 2012 dan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang keantariksaan. Inpres dan Undang-undang tersebut mengamanatkan LAPAN untuk menyediakan data penginderaan jauh bagi kebutuhan nasional.








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL